METRO SUMBAR

Kementan dan Bapanas Salurkan Batuan Tahap II, 65 Ton Bantuan untuk Sumbar

0
×

Kementan dan Bapanas Salurkan Batuan Tahap II, 65 Ton Bantuan untuk Sumbar

Sebarkan artikel ini
PENYERAHAN BANTUAN— Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dr. Idha Widi Arsanti, didampingi Dankodaeral II Laksamana Muda Sarimpunan Tanjung teken berkas penyerahan bantuan di atas KRI Makasar, Jumat (19/12)

PADANG, METRO–Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Ba­dan Pangan Nasional (Bapanas) kembali kedua ka­linya menyalurkan bantuan bencana buat Sumatera Barat, Jumat (19/12). Bantuan sebanyak 65 ton yang dibawa oleh KRI Makasar ini diterima langsung oleh pemerintah Sumbar melalui Gubernur Sumbar H.­Mahyeldi diwakilkan oleh Kepala Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumbar Afniwirman, ddiampingi Dan­ko­daeral II Laksamana Muda Sarimpunan Tanjung di Pe­labuhan Teluk Bayur. Bantuan berjumlah 65 ton dari Kementerian Pertanian tahap II akan disalurkan di Sumatera Barat.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Per­tanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dr. Idha Widi Arsanti, S.P., M.P., selaku Penanggung Jawab Penyaluran Bantuan Kementan–Bapanas Provinsi Sumatera Barat mengatakan,  seluruh proses distribusi dilakukan dengan pengawasan ketat dan prinsip akuntabilitas.

“Bantuan ini harus sam­pai kepada ma­sya­rakat terdampak secara cepat, tepat, dan utuh. Tidak boleh ada penyalahgunaan da­lam bentuk apa pun. Kita pastikan bantuan pangan benar-benar membantu meringankan beban ma­syarakat pascabencana,” katanya.

Oleh sebab itu dalam pendistribusiannya harus disaksikan oleh Kepala Daerah setempat untuk memastikan barang bantuan tersebut terdistribusi dengan baik ke daerah yang terdampak bencana.

Dikatakan, penyaluran bantuan tahap II ini merupakan kelanjutan dari upaya percepatan pemulihan pascabencana dan difo­kuskan untuk 9 kabupaten/kota terdampak, yaitu Kota Padang, Kabupaten Pa­dang Pariaman, Kota Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Pasaman, Ka­bupaten Pasaman Barat, Kabupaten Lima Puluh Ko­ta, Kabupaten Pesisir Selatan, dan Kabupaten Solok. Bantuan akan didistribusikan secara bertahap, te­rukur, dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

Dijelaskan, seluruh ta­hapan distribusi akan diawasi secara berjenjang, termasuk pemeriksaan ku­alitas bantuan (quality control) sejak pembongkaran hingga tiba di daerah tujuan. Aparat keamanan dan unsur terkait turut dilibatkan untuk memastikan proses distribusi berjalan tertib, aman, dan serentak.

Melalui penyaluran ban­tuan tahap II ini, diharapkan masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat dapat segera terbantu, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan po­kok, sehingga dapat mempercepat proses pemulihan pascabencana. Mewakili Gubernur Sumbar, Afniwirman mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi ke Kementan RI-Bapanas atas bantuan tersebut.

Menurutnya bantuan tersebut bisa meringankan beban warga terdampak bencana dan mempercepat proses pemulihan pasca bencana di Sum­­bar.

Ditambahkannya, untuk memulihkan kembali Sumbar pasca bencana memang sangat membutuhkan uluran tangan semua pihak. Kehadiran pemerintah pusat untuk mem­bantu, sesuatu yang sangat diharapkan oleh pemerintah daerah dengan anggaran terbatas.

TNI AL Kerahkan 16 Kapal Perang

Sementara itu TNI Ang­katan Laut sejak pascabencana yang terjadi di Suma­tera mengerahkan  16 kapal perang. Baik kapal rumah sakit dan kapal pe­ngangkut lainnya. Untuk Padang, sandar sebanyak 4 KRI.

Ke 16 kapal perang atau KRI itu sudah memasuki perairan Sibolga sekitar, Aceh dan Sumbar. “Kita prajurit Kodaeral II Padang mendapat perintah langsung dari KSAL Laksamana TNI DR Muhammad Ali untuk tetap mengendepankan kerjasama kompak di lapangan untuk membantu warga dan pemerintah daerah. Apalagi untuk pe­nyaluran bantuan yang tepat sasaran,” tutur Sarimpunan Tanjung. (ped)