PADANG ARO, METRO–Di tengah meningkatnya ancaman bencana hidrometeorologi di Provinsi Sumatera Barat, PT Supreme Energy Muara Laboh (SEML) menunjukkan komitmennya dalam penguatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana. Perusahaan pengelola Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) tersebut mendukung pembentukan Relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) di wilayah kerja perusahaan, Kabupaten Solok Selatan.
Dengan dukungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, pembentukan Destana dilaksanakan untuk dua nagari, yakni Nagari Alam Pauh Duo dan Nagari Pauh Duo Nan Batigo. Kegiatan ini digelar di Gelora Energy, Pekonina, Selasa (16/12) lalu.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Solok Selatan, Novi Hendrik, ST, Relations Superintendent PT Supreme Energy Muara Laboh, Drs. Bujang Joan M.Ds Dt Maninjun, serta perwakilan pemerintahan dari kedua nagari di Kecamatan Pauh duo.
Kalaksa BPBD Solok Selatan, Novi Hendrik, menyampaikan bahwa keberadaan relawan Destana memiliki peran strategis dalam membangun ketangguhan masyarakat nagari dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Menurutnya, peran Destana tidak hanya dibutuhkan saat terjadi bencana, tetapi juga pada masa normal melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.
“Relawan Destana diharapkan mampu mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan dan menghindari perilaku yang dapat memicu terjadinya bencana,” ujar Novi Hendrik.
Pembentukan Destana diawali dengan pelatihan dan pembekalan kebencanaan selama enam hari. Pelatihan ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang kebencanaan, keselamatan, dan lingkungan. Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan tersebut, masing-masing 15 orang dari setiap nagari.
Novi Hendrik juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian PT SEML yang secara konsisten mendukung upaya penanggulangan bencana. Ia menilai perusahaan tersebut aktif dan responsif dalam memberikan bantuan, baik di Solok Selatan maupun di daerah lain di Sumatera Barat.(jef/rel)






