SOLOK, METRO–Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra mengingatkan beberapa strategi yang perlu dicermati dalam rangka mendongkrak pembangunan daerah. Salah satunya melalui pengembangan perekonomian daerah, membangun sektor-sektor unggul, serta mengoptimalkan sumber daya lokal. Untuk itu lanjutnya diperlukan pemikiran dan pemahaman yang positif dalam membangun konsep dan strategi pembangunan secara lebih terarah, terpadu, serta bersinergi antar sektor.
“Diharapkan dapat diinventarisir dan dirumuskan permasalahan-permasalahan pembangunan yang telah dilaksanakan tahun ini sekaligus alternatif- alternatif pemecahan masalah berupa program atau kegiatan yang mampu mengoptimalkan pemanfaatan potensi dan menjawab permasalahan mendesak di tahun 2026 mendatang,” ujarnya.
Dia berharap program atau kegiatan tersebut dapat mengurangi kemiskinan, stunting, membuka kesempatan kerja, meningkatkan perekonomian masyarakat, pembangunan sumber daya manusia dengan mengedepankan pemerataan dan pertumbuhan yang berkualitas dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota Solok.
Lebih jauh lanjutnya, perlu upaya meningkatkan daya saing produk usaha mikro, mengembangkan usaha ekonomi kreatif, meningkatkan pemerataan pendidikan dan pelayanan kesehatan.
Selaian itu pelayanan dasar lainnya, menata ruang kota dan peningkatan infrastruktur pelayanan dasar berwawasan lingkungan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efisiensi kerja birokrasi juga perlu diperhatikan.
“Dengan terbatasnya kapasitas keuangan kita, kami telah menegaskan kepada kepala perangkat daerah dalam penyusunan program dan kegiatan tahun 2026 agar memperhatikan dan menyelaraskan dengan prioritas pembangunan yang telah ditetapkan, sehingga terbangun sinergitas program pembangunan daerah,” jelasnya.
Ramadhani menyadari dengan kondisi Kota Solok pasca terjadinya bencana, juga menjadi persoalan yang perlu diperhatikan untuk kedepannya. Melihat dampak bencana yang begitu besar, khususnya disektor pertanian membutuhkan perhatian serius agar perekonomian masyarakat kembali pulih. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Kota Solok untuk harus berinovasi dan menyusun skala prioritas dalam upaya meningkatkan kinerja pembangunan di Kota Solok . (vko)






