BERITA UTAMA

Rem Diduga Blong, Truk Pengangkut Aqua Terjun ke Jurang

4
×

Rem Diduga Blong, Truk Pengangkut Aqua Terjun ke Jurang

Sebarkan artikel ini
MASUK JURANG— Sebuah truk pengangkut Aqua, air mineral, masuk jurang di jalan umum di Lurah Berangin, Jorong Koto Tangah, Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol, Pasaman, pada Selasa (16/12) sekitar pukul 12.30 WIB.

PASAMAN, METROSebuah truk pengang­kut air mineral merek Aqua mengalami kecelakaan tung­gal dengan masuk ke jurang di Jalan Umum Lurah Berangin, Jorong Koto Tangah, Nagari Ganggo Mudiak, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Selasa (16/12) sekitar pukul 12.30 WIB.

Truk tersebut diketahui merupakan kendaraan boks Mitsubishi Canter dengan nomor polisi BA 8532 AB. Kendaraan itu dikemudikan oleh Willy Saputra, warga Kelurahan Aur Kuning, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, Kota Bukittinggi.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pasaman, Iptu Afrizal, menjelaskan bahwa di dalam truk turut berada dua orang penumpang, masing-masing bernama Muhammad Rahdil dan Febriyan Awaliandi Putra.

Menurut Afrizal, kece­lakaan bermula saat truk melaju dari arah Bonjol menuju Lubuk Sikaping. Ketika tiba di sebuah tanjakan di kawasan Lurah Berangin, truk boks Canter yang berada di depan kendaraan tersebut berhenti, sehingga pengemudi ikut menghentikan laju kendaraannya.

“Namun saat berhenti di tanjakan, rem truk tidak berfungsi. Akibatnya kendaraan hilang kendali, ber­gerak mundur ke luar ba­dan jalan sebelah kanan, lalu masuk ke dalam jurang,” ujar Afrizal.

Akibat kejadian tersebut, pengemudi Willy Saputra dan penumpang Febriyan Awaliandi Putra mengalami luka lecet di bagian wajah dan paha. Keduanya segera dievakuasi oleh warga setempat dari da­lam jurang dan dilarikan ke Puskesmas Bonjol untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, penumpang lainnya, Muhammad Rahdil, dilaporkan tidak mengalami luka dalam insiden tersebut.

Afrizal menyebutkan, jurang tempat truk terperosok diperkirakan memiliki kedalaman sekitar 15 meter. Lokasi tersebut dikenal sebagai titik rawan kecelakaan, terutama bagi kendaraan berat yang me­lintas.

“Hingga saat ini, kendaraan masih berada di dalam jurang dan belum dapat dievakuasi,” tambahnya.

Atas kejadian itu, pihak kepolisian mengimbau pa­ra pengendara, khususnya sopir kendaraan angkutan barang, agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum beroperasi, termasuk sistem pengereman, mesin, ban, dan kelengkapan lainnya.

“Kami juga mengingatkan agar tidak membawa muatan melebihi kapasitas yang telah ditentukan demi keselamatan bersama dan untuk menghindari kecelakaan serupa,” pungkas Afrizal. (end)