METRO PADANG

PT Semen Padang Kirim 1.000 Dumbag ke Solok, Perkuat Penanganan Pascabanjir Bandang

0
×

PT Semen Padang Kirim 1.000 Dumbag ke Solok, Perkuat Penanganan Pascabanjir Bandang

Sebarkan artikel ini
KIRIM BANTUAN DUMBANG— Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, melepas bantuan 1.000 unit dumbag (karung pasir) kepada Pemkab Solok untuk mendukung penanganan darurat pascabanjir bandang. Pelepasan bantuan dilakukan di Kantor Pusat PT Semen Padang, akhir pekan lalu.

PADANG, METROPT Semen Padang bersama Wakil Ke­tua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade me­nyalurkan bantuan 1.000 unit dumbag (karung pasir) kepada Pemerintah Kabupaten Solok untuk mendukung penanganan darurat pascabanjir bandang. Pelepasan bantuan dilakukan secara simbolis di Kantor Pusat PT Semen Padang, Sabtu (13/12).

Bantuan dilepas Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar bersama Andre Rosiade, disaksikan Komisaris PT Semen Padang Ilham Adelino Azre, dan juga hadir Sekretaris Perusahaan Win Bernadino, serta jajaran manajemen perusahaan.

Pri Gustari Akbar me­ngatakan, sejak awal terjadinya bencana di Suma­tera Barat, PT Semen Padang bergerak cepat menyalurkan bantuan. Me­nurutnya, dukungan perusahaan tidak hanya pada tahap tanggap darurat, tetapi juga hingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Untuk tahap awal, kami mengirimkan 300 unit dumbag, dan selanjutnya akan disalurkan bertahap hingga total 1.000 unit,” ujar Pri usai pelepasan bantuan.

Andre Rosiade me­nga­presiasi respons cepat PT Semen Padang dalam membantu pena­nganan kebencanaan di Sumatera Barat. Ia menjelaskan, bantuan dumbag ini merupakan tindak lanjut dari permohonan resmi Peme­rintah Kabupaten Solok.

Bupati Solok Jon Firman Pandu sebelumnya menyampaikan surat permohonan tertanggal 12 De­sember 2025 kepada PT Semen Padang untuk meminta bantuan 1.000 unit dumbag guna kebutuhan darurat di wilayah terdampak banjir bandang.

“Alhamdulillah, permohonan tersebut direspons cepat. Kami berharap bantuan ini segera dimanfaatkan BPBD Kabupaten Solok bersama masyarakat untuk memperkuat tanggul darurat dan meminimalkan risiko bencana susulan,” kata Andre.

Selain bantuan fisik, Andre menekankan pen­tingnya percepatan penyelesaian administrasi serta penguatan koordinasi lintas lembaga. Ia menyoroti perlunya penyusunan Detail Engineering Design (DED) dan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) agar penanganan jangka menengah dan panjang berjalan optimal.

Ia juga mengungkapkan telah meminta Sekretaris Utama Badan Nasio­nal Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar ra­pat koordinasi yang melibatkan gubernur, bupati, wali kota, kepala dinas terkait, BPBD, Bappeda, serta Dinas PUPR.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan apresiasi atas bantuan PT Semen Padang dan dukungan Andre Rosiade. Ia menyebut dumbag ter­sebut dibutuhkan untuk mendukung upaya tanggap darurat di daerahnya.

“Terima kasih kepada Pak Andre Rosiade atas kepeduliannya terhadap penanganan bencana di Kabupaten Solok dan Sumatera Barat pada umumnya. Terima kasih juga kepada PT Semen Padang atas bantuan yang sangat berarti ini,” ujar Jon Firman Pandu.

Banjir bandang di Kabupaten Solok terjadi sejak 23 November 2025 akibat cu­rah hujan tinggi dengan durasi panjang. Bencana tersebut menyebabkan kerusakan, antara lain runtuhnya tebing sungai, ha­nyutnya bangunan di bantaran sungai, terendamnya rumah warga dan lahan pertanian, serta rusaknya jembatan dan bendung irigasi di sejumlah titik. (*)