BERITA UTAMA

Mobil Avanza Terbakar usai Isi BBM, Petugas Temukan Sejumlah Jeriken

0
×

Mobil Avanza Terbakar usai Isi BBM, Petugas Temukan Sejumlah Jeriken

Sebarkan artikel ini
PADAMKAN API— Petugas Damkar berusaha memadamkan api yang membakar satu unit mobil Avanza usai mengisi BBM di SPBU Garegeh, Senin (15/12) sore.

BUKITTINGGI, METROSuasana di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Garegeh, Kota Bukittinggi, mendadak gempar setelah satu unit mobil pribadi terbakar sesaat usai mengisi bahan bakar minyak (BBM), Senin (15/12) sore. Insiden tersebut sontak menarik perhatian warga dan pengguna SPBU yang berada di lokasi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bukittinggi, Joni Feri, membenarkan peristiwa tersebut. Ia me­nye­butkan, kendaraan yang terbakar merupakan mobil jenis Toyota Avanza.

“Mobil tersebut terbakar setelah selesai me­ngisi BBM. Penyebab kebakaran masih belum diketahui dan saat ini masih dalam penyelidikan,” ujar Joni Feri.

Ia menambahkan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.40 WIB setelah petugas pemadam keba­karan berjibaku mencegah api meluas ke area lain di SPBU.

Baca Juga  Siram Bensin ke Tubuh, IRT Bakar Diri

Menurut Joni Feri, saat proses pemadaman, petugas menemukan sejumlah jeriken di dalam mobil yang terbakar. Namun, dugaan terkait adanya aktivitas melansir BBM masih sebatas indikasi awal.

“Dugaan memang ke arah itu, tapi masih disinyalir. Untuk kepastian dan penyelidikan lebih lanjut merupakan kewenangan pihak kepolisian,” katanya.

Sementara itu, Noval, salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian, mengatakan mobil yang terbakar masih berada di area SPBU saat api mulai membesar.

“Informasinya mobil itu baru saja mengisi minyak. Yang terbakar minibus, apinya cukup besar,” ungkap Noval.

Baca Juga  Gelar Pesta Sabu, Jaksa Kejati Sumbar Digerebek Polisi

Ia juga menyebutkan bahwa saat pemadaman berlangsung, terlihat banyak jeriken di dalam kendaraan tersebut. Api bahkan sempat membumbung tinggi hingga menjilat bagian atap SPBU, sehingga menimbulkan kepanikan.

Untuk mengendalikan kobaran api, sebanyak em­pat unit armada pemadam kebakaran dari Kota Bukittinggi dikerahkan, dibantu dua unit armada dari Kabupaten Agam.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait pe­nyebab kebakaran. Kasat Lantas Polresta Bukittinggi, AKP Irsyad Fathur, mengatakan pihaknya masih me­nunggu laporan lengkap.

“Saya sedang berada di Padang dan belum menerima informasi detail terkait kejadian tersebut,” ujarnya singkat. (pry)