PESSEL, METRO—Dua unit rumah warga di Kampung Simpang Gunung, Kenagarian Simpang Gunung Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, dilalap api pada Minggu (14/12) dini hari. Peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 01.10 WIB itu mengakibatkan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp95 juta.
Komandan Regu Pemadam Kebakaran Kabupaten Pesisir Selatan, Adi Rusman, menyebutkan kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik. Api cepat membesar karena sebagian besar bangunan terbuat dari material kayu.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Dugaan sementara kebakaran berasal dari korsleting listrik, namun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan,” kata Adi Rusman.
Pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mencatat keterangan saksi-saksi, hingga melaporkan peristiwa tersebut kepada pimpinan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu, Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan, AKP Dedy Arma, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, kebakaran menghanguskan satu unit rumah semi permanen milik Isel (45) dan menyebabkan sebagian dinding rumah milik Jumadi (45) yang berada tepat di sebelahnya ikut terbakar.
“Kejadian pertama kali diketahui oleh saksi bernama Ramikal Indra, yang saat itu sedang berada di rumah Jumadi. Saksi terbangun setelah mencium bau asap dan mendengar suara seperti ada benda terbakar,” ujar AKP Dedy Arma.
Saat keluar dari kamar, saksi melihat api sudah melalap rumah milik Isel dan mulai menjalar ke dinding kayu rumah Jumadi. Menyadari bahaya tersebut, saksi segera berlari keluar rumah untuk meminta bantuan warga sekitar.
Warga setempat kemudian bergotong royong memadamkan api sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Tak lama berselang, tim Pemadam Kebakaran Tapan bersama personel Polsek Basa Ampek Balai Tapan tiba di lokasi dan melakukan upaya pemadaman.
Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 02.00 WIB sebelum merambat lebih luas ke seluruh bangunan rumah Jumadi. Berdasarkan hasil pendataan, rumah milik Isel yang berukuran sekitar 6 x 8 meter beserta seluruh perabot di dalamnya hangus terbakar. Saat kejadian, rumah tersebut dalam kondisi kosong karena pemilik sedang berada di Pulau Bangka.
Sementara itu, rumah milik Jumadi mengalami kerusakan pada bagian dinding kayu dengan estimasi kerugian sekitar Rp15 juta. Total kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai Rp95 juta. (rio)






