PERTANDINGAN pekan ke-16 Premier League 2025/2026 akan mempertemukan Arsenal dan Wolverhampton Wanderers di Emirates Stadium, Minggu (14/12) pukul 03.00 WIB.
Arsenal menyambut laga ini dengan posisi kontras dibanding tamunya. The Gunners masih kokoh di puncak klasemen, sementara Wolves terpuruk sebagai juru kunci dan terus berjuang keluar dari krisis panjang.
Kekalahan mengejutkan dari Aston Villa pada akhir pekan lalu sempat mengguncang ruang ganti Arsenal. Namun pasukan Mikel Arteta langsung merespons dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Club Brugge di Liga Champions lewat dua gol Noni Madueke dan satu dari Gabriel Martinelli.
“Kami bereaksi dengan sangat baik setelah pekan yang berat,” ujar Arteta usai laga Eropa tersebut.
Meski performa mereka stabil, Arsenal masih harus bergelut dengan badai cedera. Riccardo Calafiori absen karena akumulasi kartu, menyusul nama-nama lain seperti Max Dowman, Cristhian Mosquera, Leandro Trossard, Gabriel Magalhaes, dan Kai Havertz. Situasi lini belakang juga belum ideal karena Declan Rice, William Saliba, dan Jurrien Timber harus menjalani pemeriksaan tambahan.
Kabar baiknya, Gabriel Jesus sudah kembali merumput setelah hampir setahun menepi akibat cedera ACL. Namun Arteta dikabarkan tetap memercayakan posisi ujung tombak kepada Viktor Gyokeres. “Kembalinya Jesus memberi kami opsi penting, tapi Gyokeres tampil konsisten,” ungkap staf pelatih Arsenal.
Di sisi lain, Wolves datang ke London Utara dengan kondisi yang jauh dari ideal. Pergantian pelatih dari Gary O’Neil ke Rob Edwards belum membuahkan dampak berarti. Performa tim justru semakin tidak stabil, termasuk kekalahan 1-4 dari Manchester United pekan lalu. Serangan balik Wolves sempat hidup lewat gol Jean-Ricner Bellegarde, tetapi rapuhnya pertahanan membuat mereka tak berdaya.
Tekanan juga datang dari suporter yang memprotes manajemen klub. “Kami tahu ini masa yang sulit, tetapi semua pemain berusaha memperbaiki keadaan,” kata Edwards dalam konferensi pers menjelang laga.
Secara statistik, Wolves berada di jalur yang mengkhawatirkan. Hanya meraih dua poin dari 15 pertandingan, mereka mencatat rata-rata 0,13 poin per laga—sebuah angka yang membuat para analis menilai Wolves berpotensi mendekati rekor buruk Derby County musim 2007/08.
Arsenal juga punya modal kuat di kandang sendiri. Sepanjang musim ini, mereka belum sekalipun menelan kekalahan di Emirates. Bahkan dalam 35 pertemuan terakhir melawan Wolves di semua kompetisi, The Gunners selalu berhasil mencetak gol.
Namun Wolves bukannya tanpa harapan. Mereka pernah mencuri poin saat bertandang ke Tottenham, dan sejarah mencatat bahwa tim juru kunci empat kali mengalahkan pemuncak klasemen, dua di antaranya dilakukan Wolves. Kendati demikian, situasi musim ini membuat peluang kejutan sangat kecil.
Dengan motivasi memastikan posisi puncak tetap aman dari kejaran Manchester City dan Aston Villa, Arsenal diprediksi langsung tampil menekan sejak awal laga. Wolves harus mempersiapkan ketahanan ekstra jika ingin terhindar dari kekalahan besar. (*/rom)






