METRO PADANG

Jangan Menumpuk di Posko, Gubernur Instruksikan Seluruh OPD Ikut Distribusikan Bantuan

0
×

Jangan Menumpuk di Posko, Gubernur Instruksikan Seluruh OPD Ikut Distribusikan Bantuan

Sebarkan artikel ini
DISTRIBUSI BANTUAN— Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat mengunjungi Posko Utama Tanggap Darurat Sumbar, untuk memastikan seluruh bantuan yang masuk bisa tersalurkan dengan baik kepada seluruh korban terdampak bencana banjir bandang dan longsor, Jumat (12/12).

PADANG, METROGubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berpartisi aktif dalam pendistribusian bantuan ke seluruh daerah terdampak.

Ia menyebut, 17 hari pascabencana, bantuan semakin banyak masuk dari berbagai pihak. Agar tidak menumpuk dan lebih optimal, maka penyalurannya perlu diperkuat.

“Bantuan tidak boleh menumpuk, setiap yang masuk harus didistribusikan segera. Seluruh OPD harus ikut membantu pendistribusiannya,” tegas Gubernur Mahyeldi, Jumat (12/12).

Sebelumnya, pendistribusian bantuan hanya dilakukan OPD teknis seperti Dinas Sosial dan Badan Penanggula­ngan Bencana Daerah (BPBD). Dengan semakin banyaknya bantuan yang masuk, skema serupa dinilai sudah tidak re­levan untuk diterapkan.

“Tidak mungkin semuanya dibebankan kepada Dinsos dan BPBD, mereka juga punya keterba­tasan. Itulah alasan kenapa polanya sekarang kita ubah,” ungkap Mahyeldi.

Selain pendistribusian bantuan, Mahyeldi juga menyoroti percepatan va­lidasi data di Posko Terpadu Penanggulangan Da­rurat Bencana Alam Sumbar. Menurutnya, akurasi dan kelengkapan data, sa­ngat dibutuhkan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi dampak bencana.

“Proses rekapitulasi data terus kita pantau secara berkala. Agar akurasi dan validasinya terjaga,” kata Mahyeldi.

Berdasarkan rekapitulasi sementara, total jumlah korban terdampak bencana hingga Jumat (12/12), sebanyak 241 orang meninggal dunia, 93 hilang, dan 382 luka-luka. Sedangkan jumlah total masyarakat terdampak sebanyak 296.307 jiwa.

Jumlah rumah rusak ringan sebanyak 5.421 unit, rusak sedang 1.132, dan rusak berat sebanyak 1.539. Selain itu, bencana juga telah berdampak pada 7.227 hektar sawah, 7.284 hektar lahan, dan 1.125 hektar kebun masyarakat. (fan)