METRO BISNIS

Dari Tunai ke Non Tunai, Transformasi Pembayaran Digital Makin Masif Dimanfaatkan di Indonesia

1
×

Dari Tunai ke Non Tunai, Transformasi Pembayaran Digital Makin Masif Dimanfaatkan di Indonesia

Sebarkan artikel ini
DISKUSI— Diskusi kemudahan transaksi dari tunai ke non tunai.

JAKARTA, METROTransformasi pemba­yaran digital kini semakin masif dimanfaatkan berbagai instansi di Indonesia. Pergeseran dari transaksi tunai menuju sistem non-tunai menjadi langkah pen­ting dalam meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akurasi pengelolaan ke­uangan di sektor publik maupun layanan masya­rakat.

Berbagai lembaga mulai mengintegrasikan kanal pembayaran digital seperti QRIS, virtual account, hingga aplikasi dompet elektronik untuk mempermudah proses transaksi. Langkah ini tidak hanya mempercepat alur pembayaran, tetapi juga me­ngurangi potensi kesalahan pencatatan serta risiko kebocoran anggaran.

Penerapan sistem pem­bayaran digital turut membuka ruang inovasi baru, mulai dari otomatisasi laporan keuangan hingga integrasi data lintas instansi. Dengan akses yang lebih praktis dan aman bagi masyarakat, transformasi ini dipandang sebagai fondasi pen­ting dalam mewujudkan layanan publik yang modern dan akuntabel.

Hal ini dimanfaatkan Indodana Paylater yang bersinergi dengan KFC Indonesia untuk hadirkan pengalaman transaksi yang lebih modern, cepat, dan fleksibel bagi pelanggan. Sekaligus memper­kuat transformasi digital dan akses masyarakat terhadap solusi keuangan di­gital yang aman dan bertanggung jawab.

Terlebih saat ini terdapat peningkatan kebutuhan konsumen pada layanan transaksi digital yang cepat, praktis, dan seamless, terutama di industri makanan dan minuman yang menuntut efisiensi pada proses pemesanan.

Mira Wibowo, Direktur Utama Indodana Finance mengatakan, bagi perusahaan, inovasi finansial bukan hanya soal teknologi, tetapi tentang mempermudah kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Kami ingin memberikan pilihan pembayaran yang lebih fleksibel saat pelanggan menikmati la­yanan bersama teman, keluarga, atau di tengah rutinitas yang padat. Harapannya, perusahaan da­pat menjadi solusi yang aman, nyaman, dan membantu konsumen melakukan pem­bayaran dengan cara yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka,” kata Mira di Jakarta, Kamis (11/12).

Melalui integrasi ini, pelanggan perusahaan ma­kanan bisa menggunakan Indodana PayLater secara langsung di kasir maupun pemesanan melalui aplikasi. Sistem pembayaran pun akan berjalan secara real-time demi memastikan pengalaman yang cepat dan efisien, baik untuk dine-in maupun take away.

Ketersediaan metode ini dinilai membuat pelanggan menikmati layanan tanpa hambatan pemba­yaran, sekaligus mening­katkan efisiensi operasional di gerai berkat proses transaksi non-tunai yang lebih ringkas.

“Perusahaan selalu be­rupaya memahami kebutuhan pelanggan dan memastikan mereka men­dapatkan pengalaman terbaik sejak melakukan pemesanan hingga me­nye­lesaikan pembayaran,” ungkap Dio May Avico, Direktur VII KFC Indonesia. (jpg)