METRO PADANG

Warga Terdampak Bencana Sudah Bisa Tempati Huntara di Lubuk Buaya

1
×

Warga Terdampak Bencana Sudah Bisa Tempati Huntara di Lubuk Buaya

Sebarkan artikel ini
KUNJUNGI HUNTARA— Ketua DPRD Padang Muharlion, melihat langsung para korban terdampak yang sudah menempati hunian sementara di Padang Sarai, Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Rabu (10/12) malam.

PADANG, METROBencana banjir dan longsor yang melanda Kota Padang beberapa waktu lalu telah mengakibatkan kerusakan parah pada ratusan rumah warga. Banyak warga kehila­ngan tempat tinggal yang layak.

Agar tidak berada di pengungsian dan menda­pat tempat layak, Pemerintah Kota Padang telah memfasilitasi pemindahan warga terdampak bencana ke hunian sementara (Huntara) ke Rusunawa Padang Sarai, Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah.

“Tentunya ini bentuk komitmen pemerintah untuk memberikan perlin­dungan maksimal kepada masyarakat terdampak. Langkah ini adalah prioritas utama untuk memastikan warga dapat pulih de­ngan cepat dari trauma bencana,” ungkap Wali Kota Padang, Fadly Amran, Rabu (12/12).

Sementara, Kepala Pe­laksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang,Hendri Zulviton, menjelaskan bahwa Huntara tersebut telah dipersiapkan dengan fasi­litas dasar seperti tempat tidur, dapur umum, dan akses sanitasi. Ia juga menyebutkan bahwa tim BPBD telah berkoordinasi ketat untuk meminimalkan risiko kesehatan selama proses pemindahan.

“Kita fasilitasi warga sebaik mungkin agar nyaman di sini,” ucapnya.

Camat Koto Tangah, Fizlan Setiawan mengapresiasi respon cepat pemerintah. Menurutnya, keha­diran Huntara ini memungkinkan warga fokus pada pemulihan tanpa khawatir akan tempat tinggal, se­hingga dapat mempercepat proses rehabilitasi rumah-rumah yang rusak.

Rabu malam, Ketua DPRD Padang Muharlion, melihat langsung para korban terdampak yang su­dah menempati hunian sementara tersebut.

“Kami dari DPRD Padang sengaja datang memastikan mereka mendalatkan pelayanan dan fasilitas yg baik. Allhamdulillah mereka senang dan nyaman. Semoga kita se­gera mendapatkan solusi untuk hunian tetap ke de­pannya,” imbuh Muharlion. (ren)