METRO SUMBAR

Mahyeldi Minta Dukungan Komisi V DPR RI, 154 Ruas Jalan, 124 Jembatan dan Puluhan Prasarana Air Bersih Rusak

0
×

Mahyeldi Minta Dukungan Komisi V DPR RI, 154 Ruas Jalan, 124 Jembatan dan Puluhan Prasarana Air Bersih Rusak

Sebarkan artikel ini
RAPAT BERSAMA KOMISI V DPR— Gubernur Sumbar Mahyeldi saat rapat bersama dengan Ketua dan Anggota Komisi V DPR RI di Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI BIM, Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (10/12).

PDG. PARIAMAN, METRO–Gubernur Sumatera Ba­rat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah minta duku­ngan Komisi V DPR RI untuk percepatan pemulihan infrastruktur vital daerah yang terdampak bencana seperti jalan, jembatan dan saluran irigasi, prasarana air bersih, serta bendu­ngan. Menurutnya, dampak bencana hidrometeorologi terhadap infrastruktur sangat serius. Berda­sarkan hasil pendataan sementara bencana telah merusak 73 prasarana air bersih rusak, 23 saluran irigasi, 154 ruas jalan, dan 124 jembatan, serta 18 bendungan di 16 kabupaten/kota terdampak bencana di Sum­bar.

“Itu semua tentu perlu penanganan segera agar bisa kembali berfungsi se­perti sediakala, sementara kami di daerah memiliki keterbatasan anggaran. Oleh sebab itu, kami mohon dukungan dari Bapak/Ibu Komisi V DPR RI,” ung­kap Gubernur Mahyeldi.

Hal itu disampaikannya saat rapat bersama dengan Ketua dan Anggota Komisi V DPR RI di Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI BIM, Kabupaten Padang Pariaman, Ra­bu (10/12).

Mahyeldi menyebut, jika persoalan tersebut tidak tertangani segera, maka dampaknya berpotensi akan meluas ke sektor sosial ekonomi dan pangan. Apalagi mendekati momentum idul fitri, kebutuhan pangan ma­syarakat meningkat, kondisi ini diprediksi akan berpengaruh terhadap ketersediaan dan harga pangan. “Bencana ini telah melumpuhkan ekonomi ma­syarakat, banyak lahan pertanian masyarakat yang rusak. Sehingga perlu percepatan penanganan agar bisa kembali produktif dan tidak berdampak terhadap stok dan harga di pasaran,” ujar Mahyeldi

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae me­nyampaikan kunjungannya ini merupakan bentuk perhatian Komisi V terhadap kondisi masyarakat terdampak bencana di Sumbar. Ia mengatakan, sebelum rapat ini, rombongan Komisi V telah melakukan peninjauan ke lokasi yang mengalami kerusakan pa­rah akibat bencana. “Kami ingin memastikan apa saja persoalan di lapangan, apa yang sudah dilakukan, apa yang belum, dan apa yang harus diprioritaskan,” u­jarnya.

Sementara itu Wakil Menteri PU, Diana Kusumastuti menegaskan Pemerintah Daerah perlu merampungkan penda­taan dampak dan kerugian sembari terus melakukan penanganan tanggap darurat. Agar tahap rehabilitasi dan rekonstruksi bisa segera dilaksanakan.

“Untuk masuk ke tahap rehap rekon, kita tentu perlu data yang jelas, untuk dijadikan rujukan. Kami di Kementerian PU sudah melakukan itu, daerah tentu juga mesti punya, nanti data tersebut kita cocokkan,” tegasnya. Rapat de­ngan Komisi V ini juga dihadiri Wali Kota Padang, Fadly Amran; Bupati Pa­dang Pariaman, John Kenedi Aziz serta sejumlah instansi terkait lainnya. (fan)