PADANG, METRO—Hujan deras dengan intensitas tinggi kembali mengguyur Kota Padang, Rabu (10/12). Warga korban banjir dan tinggal di tepi aliran sungai pun khawatir. Badan Penanggulangan Bencanan Daerah (BPBD) Kota Padang mengimbau seluruh warga untuk lebih meningkatkan kewaspadaan.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga untuk menjauhi daerah pinggir sungai,” imbau Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, Rabu (10/12) pagi.
Curah hujan di Kota Padang pada Rabu pagi memang cukup tinggi. Hujan turun cukup deras sejak pagi, setelah subuh.
“Meski kondisi sampai saat ini aman dan terkendali, akan tetapi kita tetap mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan,” tambah Hendri Zulviton.
Daerah pinggir sungai yang harus dijauhi yakni di Sungai Lubuk Minturun hingga ke arah Bungo Pasang. Kemudian Gunung Nago, Sungai Kuranji, Batu Busuak, Batang Jirak di Lubuk Begalung, dan lainnya.
“Berdasarkan pantauan kami, debit air di tiap sungai mengalami kenaikan, tapi hingga kini belum ada taruna yang menonjol,” ungkap Kalaksa.
Hingga Rabu sore, hujan di Kota Padang masih turun dengan deras. Hujan cukup merata di Kota Padang.
“Yang kita takutkan hujan d daerah hulu, tapi kami memantau hujan lebih deras di arah pusat kota,” pungkas Hendri.
Debit Air Sungai Batang Kuranji Naik
Sementara itu, debit air sungai Batang Kuranji, Kecamatan Nanggalo mulai naik usai diguyur hujan sejak semalam. Masyarakat yang bermukim di tepian sungai diminta waspada.
“Kepada warga diimbau untuk waspada karena air sungai Batang Kuranji pada siang ini mulai naik,” ujar personel Polresta Padang Sugianto dalam laporannya, Rabu (10/12).
Ia menambahkan kondisi saat ini di wilayah Nanggalo masih diguyur hujan. Masyarakat diminta untuk menjauh tepian dan aliran sungai.
Kecamatan Nanggalo merupakan wilayah terdampak banjir cukup parah pada akhir November lalu, salah satuya di kawasan Tabing Banda Gadang yang menyebabkan lima rumah hanyut dibawa arus sungai.
Sementara itu, BMKG mengingatkan masyarakat khususnya di wilayah terdampak banjir beberapa waktu lalu untuk meningkatkan kewaspadaan jika terjadi hujan dengan durasi panjang, sebab akan berpotensi terjadinya longsor atau banjir. Mengingat untuk wilayah Sumbar masih berpotensi hujan dengan intensitas sedang kepada masyarakat terutama di wilayah terdampak bencana untuk waspada, apabila hujan turun dengan durasi yang lama. (ren)






