SOLOK/SOLSEL

ASN Kota Solok Dikerahkan Pulihkan Fasilitas Umum

1
×

ASN Kota Solok Dikerahkan Pulihkan Fasilitas Umum

Sebarkan artikel ini
PEMBERSIHAN FASILITAS UMUM— Seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Solok dikerahkan untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan gotong royong dan pemulihan fasilitas umum agar aktivitas masyarakat dapat kembali pulih secara normal.

SOLOK, METRO–Pasca bencana banjir yang melanda Kota Solok beberapa waktu lalu, berbagai dampak masih dirasakan oleh masyarakat. Dam­pak banjir tidak hanya di­rasakan oleh warga, namun juga merusak ber­bagai fasilitas umum se­perti masjid dan musalla, kantor pemerintahan, pus­kesmas, posyandu, serta sarana pelayanan publik lainnya.

Salah satu fasilitas yang terdampak cukup parah adalah Kantor Lurah IX Korong, yang mengalami kerusakan pada sarana prasarana serta arsip-arsip penting kelurahan.

Sebagai langkah penanganan pascabencana, seluruh Aparatur Sipil Ne­gara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Solok di­kerahkan untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan gotong royong dan pemulihan fasilitas umum agar aktivitas masyarakat da­pat kembali pulih secara normal.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok bergerak cepat me­lakukan evakuasi dan pe­nyelamatan arsip yang terdampak banjir di Kantor Lurah IX Korong. Sejumlah arsip ditemukan dalam kondisi basah, berlumpur, dengan tingkat kerusakan sedang hingga cenderung berat.

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok, Asrinur me­nyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan amanat undang-undang.

“Sebagaimana diama­natkan dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, Pasal 34 ayat (3), negara wajib me­nyelenggarakan pelindungan dan penyelamatan arsip statis akibat bencana alam. Oleh karena itu, sebagai lembaga kearsipan daerah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok berkewajiban me­lakukan evakuasi arsip yang terdampak banjir. Arsip yang telah kami e­va­kuasi saat ini akan memasuki tahap identifikasi dan recovery,” jelasnya.

Di bawah arahan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Asrinur turut mendampingi para arsiparis dalam melakukan pertolongan pertama pada arsip yang terendam banjir, melalui proses recovery atau rehabilitasi fisik arsip. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi pemisahan arsip, pembersihan dari lumpur, serta proses pengeringan di ruangan yang teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung, guna mencegah kerusakan lebih parah pada arsip berbahan kertas.

Upaya ini diharapkan dapat menyelamatkan dokumen-dokumen penting milik kelurahan agar tetap dapat dimanfaatkan sebagai sumber informasi dan bukti administrasi di kemudian hari. (vko)