PADANG, METRO–Dampak dari bencana Hidrometeorologi menjadi 16 daerah kota dan kabupaten di Wilayah Provinsi Sumbar dari 19 kota dan kabupaten yang ada, data dari dasboard satu data Bencana Provinsi Sumbar pada Minggu (7/12) pukul 09.00 hingga 21.00 WIB.
Bencana yang melanda wilayah, kini hanya tinggal duka yang di alami masyarakat yang terdampak. Berbagai pihak sudah menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak baik sifatnya pribadi maupun institusi, Senin (8/12).
Komandan Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) II Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung yang diwakili Wadankodaeral II, Laksma TNI Mulyadi, S.E., CRMP., M.Tr.Opsla menghadiri kegiatan pemberian bantuan bencana alam dari Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional yang diangkut menggunakan KRI BAC-593.
Kegiatan berlangsung di Dermaga IV Pelabuhan Teluk Bayur Senin (8/12) sekitar pukul 06.30 hingga 08.05 WIB.
Hadir dalam kegiatan unsur Forkopimda Sumbar serta erwakilan Kementan dan Bapanas. Acara diawali sambutan Kementan dan Gubernur Sumbar, dilanjutkan penandatanganan berita acara serah terima, peninjauan logistik di geladak KRI BAC-593, serta penyerahan bantuan secara seremonial bernilai Rp 75,85 miliar.
Kadispen Koadaeral Letkol Laut (E) Sumantri menjelaskan bahwa bantuan terdiri dari berbagai kebutuhan pangan, perlengkapan bayi, pakaian, alat ibadah, logistik kesehatan, serta bahan pokok dengan total ribuan dus dan ratusan karung, termasuk beras 1.052 karung dan air mineral 3.440 dus.
“Seluruh bantuan didebarkasi dan didistribusikan menggunakan 21 truk gabungan TNI-Polri dan Pemprov Sumbar,” jelas Sumantri. “Kegiatan terlaksana dengan lancar, serta mendapat dukungan penuh prajurit Kodaeral II dalam pengamanan pelaksanaan,” tambah Sumantri . (ped)






