OLAHRAGA

5 Momen Penting yang Mengantar Lando Norris Resmi Menjadi Juara Dunia F1 pada 2025

0
×

5 Momen Penting yang Mengantar Lando Norris Resmi Menjadi Juara Dunia F1 pada 2025

Sebarkan artikel ini
Lando Norris

LANDO Norris resmi dinobatkan sebagai Juara Dunia F1 2025 setelah me­ngamankan posisi ketiga pada Grand Prix Abu Dhabi.

Gelar ini diraih melalui rangkaian performa konsisten, kemenangan pen­ting, serta ketenangan da­lam tekanan tinggi sepanjang musim.

Berikut 5 momen kunci yang menjadi penentu keberhasilan Lando Norris sekaligus mengakhiri do­minasi Max Verstappen selama 4 tahun terakhir, seperti dilansir dari laman Crash pada Selasa (9/12).

Awal Sempurna di Grand Prix Australia. Norris membuka musim dengan kemenangan gemilang di Australia yang langsung menegaskan statusnya sebagai kandidat juara. Ia meraih posisi terdepan dan mempertahankan keunggulan dalam kondisi lintasan yang berubah-ubah.

Persaingan ketat dengan Verstappen berhasil ditaklukkannya melalui strategi matang. Keme­nangan perdana ini memberi fondasi kuat bagi perburuan gelarnya.

Dominasi Meyakinkan di Grand Prix Monaco. Norris tampil sangat kuat di Monaco dengan meraih pole position dan menguasai balapan dari start hingga finis. Ia mencatat kemenangan keduanya mu­sim ini sekaligus memangkas jarak poin dari Oscar Piastri.

Kecepatan stabil dan konsistensi tanpa kesalahan membuatnya sulit dikejar pesaing. Momentum dari Monaco membuka ja­lan menuju rangkaian kemenangan berikutnya.

Kontroversi Perintah Tim pada Grand Prix Italia. Grand Prix Italia menjadi salah satu titik paling menentukan melalui keputusan tim yang mengubah jalannya musim. McLaren meminta Piastri memberi jalan kepada Norris setelah pit stop lambat membuat posisi mereka berubah.

Arahan tersebut me­micu perdebatan tetapi memberi tambahan tiga poin penting bagi Norris. Tambahan poin itulah yang akhirnya menjadi pembeda mengingat ia menang dengan selisih hanya dua poin.

Kebangkitan Spektakuler Usai Kegagalan di Zandvoort. Norris menghadapi pukulan besar ketika gagal finis di Zandvoort dan kehilangan banyak poin dari Piastri. Namun, ia bangkit dengan performa luar biasa sepanjang tujuh seri berikutnya.

Dua kemenangan pen­ting di Mexico City dan Brazil mengembalikan posisi Norris dalam perebutan gelar. Konsistensinya berbanding terbalik dengan penurunan performa Piastri sehingga dinamika kla­semen berubah drastis.

Tekanan Maksimal pa­da Final Dramatis di Abu Dha­bi. Dengan syarat finis tiga besar, Norris memasuki Abu Dhabi dengan tekanan tertinggi sepanjang kariernya. Ia sempat kehila­ngan posisi dari Piastri pada lap pembuka, tetapi berhasil tetap stabil.

Norris melakukan beberapa manuver kunci dan menahan ancaman Char­les Leclerc di fase penting balapan. Konsistensinya hingga garis finis mengamankan gelar dunia pertamanya yang sangat layak. (jpg)