REAL Madrid mengalami malam yang penuh kekecewaan di Santiago Bernabéu setelah dipermalukan Celta Vigo dengan skor 0–2 pada pekan ke-15 La Liga 2025/2026, Senin (8/12) dini hari. Tidak hanya kehilangan tiga poin, Los Blancos juga menuntaskan pertandingan dengan sembilan pemain dan kehilangan Éder Militao karena cedera.
Sejak menit awal, Madrid tampil agresif dan menguasai jalannya permainan. Sepanjang babak pertama, tuan rumah mencatat 11 tembakan, sementara Celta hanya mampu melepaskan tiga percobaan. Namun, disiplin pertahanan tim tamu, dipadu penampilan gemilang kiper Ionut Radu, membuat peluang dari Jude Bellingham, Vinícius Júnior, dan Arda Güler gagal berbuah gol.
Petaka bagi Madrid dimulai pada menit ke-53. Williot Swedberg, yang baru masuk di awal babak kedua, mencetak gol pembuka setelah menyambar umpan Bryan Zaragoza. Gol tersebut sekaligus menjadi gol pertamanya musim ini di La Liga.
Madrid mencoba merespons, namun situasi justru memburuk delapan menit kemudian. Fran García menerima dua kartu kuning hanya dalam satu menit akibat pelanggaran terhadap Swedberg, membuat Los Blancos bermain dengan sepuluh pemain. Tegangan semakin terasa, terlihat dari duel keras yang membuat Bellingham sempat mengalami luka di wajah.
Tambahan pukulan datang pada masa tambahan waktu ketika Álvaro Carreras dikartu merah karena protes berlebihan kepada wasit. Unggul dua pemain, Celta memanfaatkan kekacauan Madrid. Swedberg kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah mengecoh Courtois dan memastikan kemenangan tim tamu 2–0.
Hasil ini tidak menggeser posisi Real Madrid dari peringkat kedua dengan 36 poin, namun mereka kini tertinggal empat angka dari Barcelona yang memuncaki klasemen. Sebaliknya, kemenangan bersejarah ini membawa Celta Vigo naik ke peringkat ke-10 dan menjadi kemenangan pertama mereka di Bernabéu sejak 2006.
Selain kekalahan, Madrid mendapatkan kabar buruk lain. Bek andalan Éder Militao mengalami cedera hamstring dan diragukan tampil pada laga Liga Champions kontra Manchester City dalam dua hari ke depan.
“Kami harus segera bangkit. Kekalahan ini menyakitkan, tapi kami tidak punya waktu untuk terpuruk,” ujar pelatih Xabi Alonso selepas pertandingan. “Pertandingan Liga Champions mungkin menjadi momen untuk membalikkan keadaan.”
Kekalahan ini menambah tekanan terhadap Alonso. Dari lima laga terakhir La Liga, Madrid hanya meraih satu kemenangan, catatan yang mulai memunculkan keraguan suporter terhadap stabilitas tim asuhannya. (*/rom)






