AGAM, METRO–Upaya pemulihan pascabencana galodo di Kecamatan Tanjung Raya terus diperkuat. Ketua TP-PKK Agam, Ny. Merry Benni Warlis, bersama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, dr. Aklima, MPH, memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi warga terdampak di Masjid Ummil Qura, Nagari Maninjau, Minggu (7/12).
Pelayanan kesehatan tersebut menghadirkan dukungan tenaga medis dalam jumlah besar dari berbagai organisasi dan lembaga. Tercatat sekitar 80 dokter dari berbagai spesialisasi ikut turun ke lapangan, berasal dari PDEI Sumatera Barat, IDI Agam, POGI Sumbar, IDAI, PERDOKI, serta tim medis Universitas Hasanuddin (Unhas) Sulawesi Selatan dan RSKKL Kesatria Airlangga.
Kehadiran tim medis lintas lembaga ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang terdampak bencana, terutama mereka yang mengalami kesulitan akses layanan kesehatan sejak galodo melanda.
“Kesehatan masyarakat adalah prioritas. Kami bersama para relawan medis akan terus hadir memberikan pelayanan terbaik demi membantu meringankan beban warga,” ujar Ny. Merry.
Warga Nagari Maninjau menyambut antusias pelayanan kesehatan gratis tersebut. Beragam layanan disediakan, mulai dari konsultasi umum, pemeriksaan anak dan ibu, hingga penanganan oleh dokter spesialis sesuai kebutuhan korban.
Selain pemeriksaan dan pengobatan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kesehatan bagi masyarakat untuk menjaga kondisi fisik dan mencegah penyakit di masa pascabencana.
TP-PKK Agam bersama para dokter relawan memastikan pelayanan kesehatan akan dilanjutkan secara bertahap ke lokasi-lokasi terdampak hingga kondisi masyarakat kembali stabil dan kebutuhan medis terpenuhi secara menyeluruh. (pry)






