METRO PADANG

Penanganan Pascabencana Banjir Bandang di Pauh, Respons Cepat dan Bantuan Menyeluruh, PT Semen Padang Diapresiasi

0
×

Penanganan Pascabencana Banjir Bandang di Pauh, Respons Cepat dan Bantuan Menyeluruh, PT Semen Padang Diapresiasi

Sebarkan artikel ini
PENANANGAN BANJIR PAUH— Alat berat PT Semen Padang bekerja di sejumlah titik lokasi banjir bandang. Alat berat dikerahkan untuk normalisasi Sungai Batang Kuranji dan pembuatan tanggul darurat di kawasan Gunung Nago, Simpang Pasia, hingga Batu Busuk.

PADANG, METROKomitmen PT Semen Pa­dang, anak perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG, dalam mem­bantu penanganan pascaben­cana banjir bandang di Keca­matan Pauh, mendapat apre­siasi dari pemerintah dan ma­sya­rakat.

Perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara itu hadir sejak hari pertama bencana terjadi dengan mengerahkan relawan, bantuan logistik, serta alat berat untuk mempercepat pemulihan di kawasan terdampak.

Camat Pauh Titin Masfetrin, mengatakan PT Semen Padang menjadi salah satu pihak yang paling cepat merespons bencana banjir bandang tersebut. Selain menyalurkan bantuan sembako, perusahaan itu juga langsung mengirim Tim Reaksi Cepat (TRC) ke sejumlah titik kritis.

“Ketika bencana terjadi, TRC Semen Padang lang­­sung turun ke Batu Busuk membantu penanganan cepat. Selain itu, perusahaan juga mengerahkan alat berat untuk membersihkan material banjir,” ujarnya.

Atas nama Pemerintah Kecamatan Pauh dan ma­sya­rakat, Titin menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas dukungan PT Semen Padang.

Tokoh masyarakat Pauh, Dasman, juga me­nye­but bantuan perusahaan sangat dirasakan ma­sya­rakat di berbagai lokasi terdampak. “Mulai dari Pasar Baru, Simpang Pasir, Batu Busuk, hingga Binuang, semuanya merasakan bantuan PT Semen Pa­dang,” katanya.

Menurut dia, perusahaan tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga terlibat langsung da­lam pembersihan lumpur dan fasilitas umum. “Di antaranya masjid, musala, SMA 9 Padang, hingga Pus­kesmas Pauh,” ujarnya.

Salah satu lokasi yang mendapat perhatian besar adalah Masjid Istiqlal Binuang. Masjid itu sempat dipenuhi lumpur setinggi betis sehingga tidak bisa digunakan untuk salat.

“Relawan TRC Semen Padang membersihkan mas­­jid hingga tuntas. Hanya dalam dua hari, masjid kembali dapat digunakan untuk salat berjemaah. Atas nama masyarakat, saya mengucapkan terima kasih,” ujar mantan anggota DPRD Kota Padang dua periode itu.

Batu Busuk ‘Seperti Anak­ Kanduang’ bagi PT Semen Padang

Kontribusi PT Semen Padang juga sangat dirasakan warga Batu Busuk. Ketua RW 03 Kelurahan Lambung Bukik, Anwar Z, mengatakan bantuan perusahaan kepada warga di kawasan itu sudah tidak terhitung jumlahnya.

“Bantuan PT Semen Pa­dang sangat banyak. Kalau dihitung mungkin sudah tak terhitung lagi. Warga Batu Busuk sudah seperti ‘anak kanduang’ bagi PT Semen Padang,” ujarnya.

Ia menambahkan, perhatian perusahaan tidak hanya terlihat saat bencana. Jauh sebelumnya, PT Semen Padang telah menunjukkan kepedulian melalui dukungan pendidikan di SD Bustanul Ulum yang diperuntukkan bagi anak-anak Batu Busuk.

“Biaya pendidikan ditanggung penuh. Saat awal masuk sekolah, kebutuhan siswa seperti pakaian, sepatu, dan buku juga diberikan secara cuma-cuma. Ini sangat membantu keluarga di kawasan ini,” kata Anwar.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan bencana yang melanda Pauh dan beberapa wilayah di Padang merupakan duka bersama. “Kami turut prihatin atas dampak bencana yang terjadi,” ujarnya.

Melalui program Semen Padang Peduli, perusahaan berupaya membantu pemerintah daerah dalam penanganan bencana dan telah hadir sejak hari pertama.

“Saat bencana terjadi, perusahaan menyediakan makan siang dan makan malam bagi warga Lambung Bukit yang sangat membutuhkan dukungan pangan. Relawan TRC juga dikerahkan untuk mengevakuasi korban,” katanya.

Sehari setelah bencana, PT Semen Padang kem­bali turun ke lokasi dengan menyalurkan paket sembako, terutama ke daerah yang aksesnya sempat terisolasi.

Selain bantuan logistik, perusahaan juga mengerahkan tiga unit alat berat untuk membersihkan material lumpur di sejumlah titik terdampak. Fokus utama pembersihan berada di sepanjang Jalan Raya Mohammad Hatta, jalur vital yang menghubungkan Sim­pang Pasar Baru dan Simpang Pasir.

Penumpukan lumpur dan material kayu sempat menghambat mobilitas warga. Dukungan alat berat membantu mempercepat pemulihan akses sehingga proses evakuasi dan distribusi bantuan dapat berjalan lancar.

Alat berat juga dikerahkan untuk normalisasi Sungai Batang Kuranji dan pembuatan tanggul darurat di kawasan Gunung Nago, Simpang Pasia, hingga Batu Busuk. “Upaya normalisasi dan pembangu­nan tanggul penting untuk mengurangi risiko banjir susulan dan menjaga keselamatan warga,” ujar Win.

Di tempat terpisah, Koor­dinator Posko Semen Padang Peduli Siaga Bencana, Ferdy Dinardo, mengatakan alat berat PT Semen Padang masih bekerja di sejumlah titik.

“Sebelumnya excavator kami tempatkan di Sungai Batang Kuranji untuk normalisasi dan pembangunan tanggul. Setelah rampung, alat berat langsung digeser ke Batu Busuk untuk tugas serupa,” ujarnya. (ren/rel)