METRO PADANG

Bantuan Tidak Boleh Menumpuk di Posko, Salurkan!

1
×

Bantuan Tidak Boleh Menumpuk di Posko, Salurkan!

Sebarkan artikel ini
POSKO BANTUAN UTAMA— Bantuan-bantuan terus mengalir dan masuk di Posko Bantuan Utama Palanta Rumah Dinas Walikota Padang Jl. A Yani. Wako Fadly Amran menegaskan jika seluruh bantuan terus disalurkan setiap hari ke seluruh titik-titik lokasi dan tidak dibiarkan menumpuk di posko.

A.YANI, METROBantuan bagi korban banjir di Padang terus me­nga­lir ke posko-posko bencana. Bantuan datang silih berganti dengan harapan sampai ke tangan korban bencana. Jangan sampai tidak tepat sasaran.

Hal itu ditegaskan Wa­ko Padang Fadly Amran, saat mengucapkan terimakasih kepada seluruh donatur yang sudah mengantarkan bantuan ke posko-posko bencana.

“Terimakasih atas bantuan yang sudah diberikan,” ucap Fadly Amran, Minggu (7/12).

Selain di kecamatan-kecamatan, Pemerintah Kota Padang juga membuka pos­ko bencana di Rumah Di­nas Wali Kota Padang di jalan A. Yani. Wali Kota Fadly Amran memastikan selu­ruh bantuan yang datang se­gera dibagikan ke korban ter­dampak.

“Kita pastikan seluruh bantuan tidak menumpuk di posko,” katanya.

Setiap hari, Pemko Pa­dang terus mendistribusikan bantuan yang datang ke Posko Utama. Bantuan disalurkan ke kecamatan terdampak bencana. Bantuan dalam bentuk sembako langsung diserahkan.

Bantuan di Posko Utama Terus Disalurkan

Pendistribusian bantuan untuk korban bencana alam terus dilakukan dari Posko Bantuan Utama Palanta Rumah Dinas Walikota Padang Jl. A Yani terus dilakukan.

Pada Minggu (7/12) pa­gi, sebanyak 1205 kg beras didistribusikan ke sejumlah posko yang ada di Kecamatan Koto Tangah untuk kemudian diteruskan kepada korban terdampak.

“Pendistribusian ini diharapkan bisa segera sampai dan disebar luaskan ke warga terdampak bencana 25 November 2025 lalu,” kata Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, Minggu (7/12).

Setiap bantuan dari masyarakat, lembaga pemerintah, OPD, dan swasta yang masuk ke Posko Bantuan Utama Palanta Rumah Dinas Walikota Pa­dang memang langsung didistribusikan ke posko-posko kecamatan dan kelurahan untuk memastikan setiap warga terdampak dapat langsung memanfaatkan bantuan yang masuk tersebut.

Bersamaan dengan pen­distribusian 12 ton lebih beras tersebut juga didistribusikan 17 item lain, yaitu air mineral 30 dus, minyak goreng 8 dus, sa­bun mandi 14 dus, sabun cuci ekonomi 15 dus, mie instan 50 dus, biskuit malkis 10 dus, gula 3 karung, dan susu bayi 5 dus.

Selanjutnya, roti 5 plastik, deterjen 6 dus, sikat gigi 2 dus, pasta gigi pepsodent 1 dus, susu kotak 2 dus, kopi cappuccino 2 dus, roti gabin 1 pack, sarden 1 dus, dan ekstra joss 1 dus.

“Pemerintah bergerak cepat untuk menyalurkan bantuan-bantuan yang ma­suk ke posko utama dari ber­bagai kalangan, ke ma­sya­rakat yang tersebar di Kota Padang,” pungkasnya.

Berdasarkan data BPBD Kota Padang, korban terdampak bencana tersebar di 5 kecamatan, yaitu Koto Tangah, Pauh, Lubuk Kilangan, Nanggalo, dan Kuranji. Setiap bantuan yang masuk ke Posko Utama akan langsung didistribusikan ke lima kecamatan tersebut. (*/ren)