SOLOK/SOLSEL

Sipadan Menjadi Langkah Strategis, Menuju Transformasi Digital dalam Tata Kelola Keprotokolan

0
×

Sipadan Menjadi Langkah Strategis, Menuju Transformasi Digital dalam Tata Kelola Keprotokolan

Sebarkan artikel ini
PELUNCURAN APLIKASI SIPADAN— Bupati Solok Jon Firman Pandu melakukan peluncuran aplikasi SIPADAN, sebagai langkah strategis menuju transformasi digital dalam tata kelola keprotokolan, dokumentasi, publikasi kegiatan pemerintah.

SOLOK, METRO–Aplikasi Sistem Informasi Protokoler, Agenda, Dokumentasi dan Pemberitaan  (Sipadan), menjadi langkah strategis menuju transformasi digital dalam tata kelola keprotokolan, dokumentasi, publikasi ke­giatan pemerintah. Selain itu dengan aplikasi ini juga sangat membantu dalam penyajian informasi yang lebih cepat, akurat, dan terpadu kepada masyarakat.

Bupati Solok, Jon Firman Pandu, mengatakan aplikasi Sipadan ini merupakan aplikasi yang berfungsi untuk mengelola agenda dan kegiatan pim­pinan daerah. Aplikasi ini diinisiasi oleh Kepala Bagian Protokol Komunikasi Pimpinan (Prokomp) Setda, Kurniati, S.Si, M.Si.

Menurutnya aplikasi ini merupakan inovasi yang nantinya akan memudahkan masyarakat dan ins­tansi, untuk mengajukan permohonan kehadiran dan pembukaan acara oleh pimpinan daerah.

“Selain itu masyarakat juga dapat melihat agenda kegiatan pimpinan daerah serta hasil yang dicapai dari kegiatan tersebut,” ujar Jon Firman Pandu.

Selain itu kata Jon Firman Pandu, penerapan aplikasi Sipadan oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda ini, merupakan wujud nyata implementasi Misi pertama pemerintahan Jon Firman Pandu dan H. Candra. Yakni mewujudkan smart government dan beritegritas dalam melayani.

Seperti diketahui misi ini bertujuan untuk menciptakan tatakelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan dan akuntabel.

“Aplikasi Sipadan sendiri hadir sebagai platform digital terintegrasi dengan empat layanan utama, yak­­ni Protokoler dimana penjadwalan kegiatan pejabat, kebutuhan acara, dan ko­ordinasi keprotokolan da­pat dilihat,” tuturnya.

Kemudian terkait agenda, di sini ada pengelolaan jadwal kegiatan pemerintahan secara real time. Kemudian dokumentasi, pengarsipan foto, video, dan dokumen kegiatan untuk kebutuhan internal mau­­pun pelayanan publik.

Dalam aplikasi ini juga ada  pemberitaan berupa produksi dan publikasi berita kegiatan pemerintah daerah secara terstandar dan terstruktur.

“Inovasi ini disambut baik oleh Jon Firman Pandu. Aplikasi ini dinilai langkah penting dalam mendukung keterbukaan informasi publik, serta meningkatkan profesionalitas layanan kehumasan pemerintah daerah,” jelasnya.

Jon Firman Pandu me­nyebut bahwa perkembangan teknologi informasi menuntut pemerintah dae­rah untuk beradaptasi, ber­­gerak lebih cepat, dan mem­buka akses informasi seluas-luasnya kepada ma­syarakat.

Dia juga menambahkan bahwa di tengah kondisi saat ini, pemerintah daerah harus bekerja optimal, hadir di tengah ma­syarakat, dan memberikan informasi yang akurat serta mudah diakses. SI­PA­DAN dinilai akan men­jadi instrumen penting dalam mendukung hal ter­sebut.

Sementara itu Sekda, Medison menambahkan bahwa, Aplikasi Sipadan akan meningkatkan sinergi antar perangkat daerah serta meminimalisir du­plikasi pekerjaan. Ia berharap sistem ini dapat menjadi pusat data informasi kegiatan pemerintah daerah yang mudah diakses oleh seluruh pemang­ku kepentingan. (vko)