PAYAKUMBUH/50 KOTA

Pemko Gelar GPM, Tekan Lonjakan Sembako Jelang Nataru

0
×

Pemko Gelar GPM, Tekan Lonjakan Sembako Jelang Nataru

Sebarkan artikel ini
Gerakan Pangan Murah — Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta berbincang dengan warga usai belanja di lokasi GPM.

POLIKO, METRO–Pemko Payakumbuh menggelar Gerakan Pa­ngan Murah (GPM) sebagai upaya menahan lonjakan harga bahan po­kok yang mulai dirasakan masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Program intervensi harga pangan ini dipusatkan di Pasar Rakyat Padang Kaduduk baru-baru ini dan menjadi salah satu agenda prioritas Pem­ko Payakumbuh da­lam menjaga stabilitas pasokan.

Antusias warga terlihat sejak pagi. Ratusan masyarakat datang dengan harapan bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih ren­dah dibanding pasar. GPM menyediakan delapan komoditas strategis dengan stok yang telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menegaskan bahwa GPM merupakan intervensi langsung pemerintah untuk memastikan harga pangan tidak semakin membebani warga.

“Gerakan Pangan Murah ini diharapkan mampu menciptakan stabilisasi harga pangan di tengah masyarakat, serta membantu meringankan beban ekonomi keluarga,” kata Wako Zulmaeta.

Melalui GPM, Pemko menawarkan berbagai komoditas pangan dengan harga yang lebih terjang­kau. Di antaranya: Beras Anak Daro lokal 3,8 ton (Rp130.000/10 kg), Beras SPHP 50 karung (Rp63.000/5 kg), Minyak goreng 450 liter (Rp28.000/2 kg).

Kemudian gula pasir 352 kg (Rp15.000/kg), cabai merah 150 kg (Rp25.000/500 gram), bawang merah 240 kg (Rp13.000/500 gram­), bawang putih 150 kg (Rp13.000/500 gram), dan telur ayam ras 350 tray (Rp35.000/tray).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh, Edvidel Arda, menjelaskan bahwa GPM merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Dalam Negeri untuk me­lakukan operasi pasar ter­koordinasi di daerah.

“Gerakan ini menya­sar masyarakat Kota Pa­yakumbuh dengan mekanisme menunjukkan fotokopi KTP. Saat ini tersedia 450 kupon yang masing-masing hanya berlaku untuk satu jenis komoditas,” terangnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang belum kebagian kupon, serta menegaskan bahwa ke­giatan ini dibiayai oleh APBD sebagai bentuk komitmen pemerintah terhadap ketahanan pangan lokal.

Acara tersebut turut dihadiri Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangu­nan Yasrizal, Kepala Dinas Kominfo Kurniawan Syahputra, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Dewi Novita. Kegiatan ditutup dengan penyerahan pangan murah secara simbolis oleh Wali Kota kepada masyarakat. Ia berharap agar upaya ini membawa manfaat nya­ta. “Semoga Gerakan Pa­ngan Murah ini mendapat keberkahan dan membantu memenuhi kebutuhan pa­ngan masyarakat de­ngan lebih terjangkau,” pung­kasnya. (uus)