METRO SUMBAR

Peringatan Hari Armada RI Tahun 2025, Kasal: Kerahkan 13 KRI, 15 Heli dan 1 Pesawat Udara Penanganan Bencana Sumatera

0
×

Peringatan Hari Armada RI Tahun 2025, Kasal: Kerahkan 13 KRI, 15 Heli dan 1 Pesawat Udara Penanganan Bencana Sumatera

Sebarkan artikel ini
CEK PASUKAN—Dankodaeral II Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung saat periksa pasukan pada upacara hari Armada RI tahun 2025 yang dilaksanakan di lapangan Apel Mako Kodaeral II jalan Bukit Peti Peti Teluk Bayur Padang, Jumat (5/12).

PADANG, METRO–Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) II Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan hari Armada RI tahun 2025 yang dilaksanakan di lapangan Apel Mako Kodaeral II jalan Bukit Peti Peti Teluk Bayur Padang, Jumat (5/12). Pada perayaan hari Armada RI tahun 2025 ini mengangkat Tema “De­ngan Semangat Jalesveva Jayamahe, Koarmada RI Siap Mempersatukan Ke­kuatan Laut Nusantara untuk Mengantarkan Rakyat Sejahtera, Bersatu Menuju Indonesia Emas 2045”

Ikut hadiri Wa­dan­ko­daeral II Laksamana Pertama TNI Mulyadi., S.E.,­CRMP., M.T.r.Opsla, Ketua Daerah II JGKRI, Kapok Sahli, Pejabat Utama, Kasatker, Deputasi Pamen, serta pasukan dari Prajurit  Kodaeral II Pleton, Pama, Bintara, Tamtama serta PNS Kodaeral II.

Pada upacara tersebut, Inspektur Upacara membacakan amanat Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla, yang menegaskan komitmen TNI AL untuk memperkuat pertahanan Maritim Nasional melalui peningkatan kesiapan operasi, modernisasi alutsista, dan pembinaan sumber daya manusia yang profesional, tangguh, dan berkarakter.

Dalam amanatnya, Ka­sal menyampaikan bahwa Armada RI hadir bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan laut, tetapi juga sebagai kekuatan kemanusiaan yang responsif. TNI AL telah mengerahkan 13 KRI, 15 helikopter, dan 1 pesawat udara dalam penanganan bencana Hidrometeorologi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Su­matera Barat sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Selain itu, Kasal juga menyampaikan kabar pe­nguatan struktur pertahanan laut melalui modernisasi alutsista dengan berga­bungnya KRI Brawijaya-320, kapal fregat terbaru yang akan menjadi andalan Armada RI. TNI AL juga me­lakukan penyempurnaan organisasi dengan mengubah nomenklatur Dislambaír menjadi Satkoppeba sebagai bentuk adaptasi menghadapi tugas yang semakin kompleks.

Kasal dalam amanatnya mengatakan bahwa tema yang diangkat dalam perjngatan ini bukan sekedar slogan melainkan te­kad kuat membangun Armada yang tangguh adaptif dan berorientasi pada kepentingan pembangu­nan nasional.

Hal tersebut dapat dicapai melalui peningkatan kesiapan operasional, interprabilitas modernisasi alutsista dan pembinaan SDM yang profesional de­ngan semangat menjadi Garda terdepan pemersatu kekuatan Laut Nusantara dan penggerak Indonesia maju. Peringatan Hari Armada Rl tahun ini lanjutnya, digelar dengan sederhana di tengah bencana hidro meteorologi yang melanda wilayah A­ceh Sumatera Utara dan Sumatera Barat. TNI AL menyampaikan rasa prihatin yang mendalam sekaligus menegaskan komitmen untuk selalu hadir di garis terdepan membantu masyarakat yang menga­lami kesulitan. “Kita telah mengerahkan 13 KRI 5 helikopter dan satu pesawat udara dalam waktu dekat akan ditambah lagi satu pesawat udara lagi serta melibatkan personel-personil TNI AL sebagai wujud nyata kesiapsiagaan dan pengabdian kepada rakyat,” terang Kasal.

Situasi ini tambahnya, menjadi pengingat bahwa Armada RI tidak hanya bertugas menegakkan kedaulatan dan keutuhan NKRI namun juga memikul peran strategis dalam misi kemanusiaan melalui kemampuan himitarian asisten yang cepat adaptif dan terpadu.

Menurut Kasal, pada hari Armada dari tahun 2025 ini, dalam rangka memodernisasi Alutsista TNI AL jajaran Armada RI telah diperkuat oleh KRI Brawijaya-320 kapal perang terbaru dan awal ta­hun depan akan datang pula KRI Prabu Siliwangi-321 dan kapal-kapal jenis lainnya yang dalam waktu dekat akan segera bergabung masuk dalam ke­kuatan Armada RI. “Selamat Hari Armada RI, selalu menjadi Kesatria pe­ngawal samudra yang mam­­pu menjaga kedaulatan Laut Nusantara dengan keberanian dan kehormatan tetap menjunjung tinggi loyalitas jaga Kehormatan dan tingkatkan profesionalisme sebagai benteng samudra dan Garda terdepan pertahanan laut Indonesia Akhir,” pungkasnya.

Upacara diikuti oleh Se­sepuh KSAL dari masa ke masa serta pejabat Mabesal, Mabes TNI serta undangan lainnya. Melalui peringatan Hari Armada RI, seluruh Prajurit Jalasena diharapkan terus meningkatkan profesio­nalisme, loyalitas, dan dedikasi sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan laut Indonesia. (ped)