BUKITTINGGI, METRO–Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, memimpin langsung penyaluran bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak bencana di Salareh Aia Utara, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Kamis (4/12).
Rombongan Pemerintah Kota Bukittinggi menempuh perjalanan melalui jalur Palupuah dan masuk dari arah Pasaman demi memastikan bantuan tiba tepat waktu dan tepat sasaran. Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemko Bukittinggi, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Yesi Endriani, BazNas Kota Bukittinggi, BPRS Jam Gadang, YPAM, serta para donatur termasuk Hoki Store dan sejumlah pengusaha lainnya.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Ramlan menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang melanda sejumlah daerah di Sumatera Barat, termasuk salah satu wilayah terdampak terparah di Nagari Salareh Aia.
“Daerah ini luluh lantak dan menimbulkan banyak korban jiwa. Hari ini kami datang membawa dukungan moral dan bantuan kemanusiaan agar masyarakat bisa bertahan dan segera bangkit,” ucapnya.
Pemko Bukittinggi menyalurkan beberapa ton beras senilai sekitar Rp450 juta, perlengkapan bayi, tikar, handuk, serta paket sembako. Ramlan menambahkan, masih ada bantuan lanjutan yang akan dikirimkan dalam waktu dekat, termasuk satu unit kendaraan yang tertunda karena mengalami kerusakan teknis.
Sementara itu, Baznas Bukittinggi juga menyerahkan 251 paket bantuan berisi beras, minyak goreng, sarden, dan mi instan, didukung berbagai kebutuhan pokok tambahan dari para donatur.
“Semua bantuan ini kami tujukan untuk masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah Bukittinggi akan selalu hadir dan berupaya memberikan solusi atas bencana di Sumatera Barat. Terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut berdonasi melalui kanal pemerintah,” ujar Ramlan.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan keprihatinan terkait kondisi sejumlah siswa asal Palembayan yang bersekolah di Bukittinggi namun kehilangan keluarga akibat bencana dan tidak lagi memiliki dukungan.
“Ini akan kita carikan solusi secepatnya. Jangan sampai ada anak-anak kita yang putus sekolah. Saya meminta seluruh kepala sekolah untuk mendata siswa dari Palembayan agar kita pastikan mereka dapat terus bersekolah,” tegasnya. (pry)






