METRO SUMBAR

Delapan Nagari di Empat Kecamatan Terdampak Banjir dan Longsor, Pemkab Pasbar Salurkan 4,3 Ton Lebih Bantuan Pangan

0
×

Delapan Nagari di Empat Kecamatan Terdampak Banjir dan Longsor, Pemkab Pasbar Salurkan 4,3 Ton Lebih Bantuan Pangan

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN LANGSUNG—Ketua TP PKK Pasaman Barat, Ny. Sifrowati Yulianto, serahkan langsung bantuan.

PASBAR, METRO–Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menyalurkan lebih dari 4,3 ton bantuan pangan kepada ma­syarakat terdampak banjir dan longsor di delapan nagari pada empat kecamatan, pada Rabu (3/12).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ke­tua TP PKK Pasaman Barat, Ny. Sifrowati Yulianto, di­dam­pingi Inspektur Pasaman Barat, Emnita Nadirua, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Ekadiana Oktavia, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat dae­rah lainnya. Penyaluran ban­tuan turut didampingi oleh camat dan wali nagari wi­layah terdampak.

Selain menyerahkan bantuan cadangan pa­ngan­, rombongan juga mem­be­rikan bantuan kebutuhan pokok seperti telur, sarden, mi instan, dan sejumlah bahan pangan lainnya untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat terdampak. Dalam rangkaian kunjungan tersebut, rombongan juga meninjau langsung kondisi rumah warga korban banjir dan longsor di Muaro Sitabu, Nagari Bahoras, Kecamatan Gunung Tuleh, serta di Barabinongo, Jorong Paraman Sawah, Nagari Batahan U­tara, Kecamatan Ranah Batahan.

Adapun delapan nagari penerima bantuan meliputi Nagari Seberang Kenaikan dan Bahoras di Kecamatan Gunung Tuleh; Nagari Sikilang dan Ranah Air Haji di Kecamatan Sungai Aur; Nagari Ranah Koto Tinggi di Kecamatan Koto Balingka; serta Nagari Batahan Barat, Batahan U­tara, dan Batahan Tengah di Kecamatan Ranah Batahan.

Bantuan cadangan pa­ngan pemerintah yang di­salurkan mencakup empat kecamatan, yaitu Kecamatan Gunung Tuleh seba­nyak 572,5 kilogram; Kecamatan Sungai Aur seba­nyak 570 kilogram; Kecamatan Koto Balingka sebanyak 1.927,5 kilogram; serta Kecamatan Ranah Batahan sebanyak 1.325 kilogram.

Ketua TP PKK Pasaman Barat, Ny. Sifrowati Yulianto, berharap bantuan ter­sebut dapat meringankan beban masyarakat terdampak. Ia mengimbau warga di kawasan rawan banjir dan longsor untuk mengungsi sementara, me­ngingat BMKG memprediksi potensi cuaca ekstrem masih berlangsung hingga Februari. “Kami berharap bantuan ini cukup dan bermanfaat bagi kita semua. Kami juga mengimbau ma­syarakat yang berada di wilayah rawan untuk sementara mengungsi. Semua data kerusakan silakan dilaporkan kepada camat agar dapat didata,” ujarnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pasaman Barat, Ekadiana Oktavia, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan cadangan pa­ngan pemerintah yang disiapkan sebagai langkah cepat penanganan darurat bagi masyarakat terdam­pak bencana alam. (end)