PESSEL.METRO—Dandim 0311/ Pessel Letkol Czi Theodurus Sambua, S.T., M.Han. mengatakan, pemantuan wilayah pasca bencana.ini untuk memastikan bantuan logistik benar – benar tepat sasaran dan sesuai direncanakan. Letkol Czi Theodurus Sambua, S.T., M.Han menyampaikan, selain Pancung Taba di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara terdampak banjir bandang, Nagari Ngalau Gadang juga cukup parah.
“Karena akses pendistribusian logistik terganggu. Kita hari ini melakukan survei lokasi, titik koordinat yang aman untuk mendroping logistik dari atas pesawat helikopter,” terang Dandim.
Disampaikan Dandim , agar saat droping logistik berjalan lancar dan tidak menggangu masyarakat, dan merusak bangunan masyarakat. Kegiatan survei lokasi untuk pelaksanaan droping logistik penting. menentukan lokasi yang aman saat droping logistik dari udara ini penting.
Dan, titik koordinat untuk mendroping logistik telah kita dapatkan, juga telah kita laporkan. “Mudah – mudahan secepatnya droping logistik bisa disalurkan. Dan dapat membantu masyarakat,” terangnya. “ Nagari Pancung Tabah dan Nagari Ngalau Gadang telah kita survei. Dan telah kita laporkan, dimana rencana titik koordinat droping logistik,” terang Dandim 0311/ Pessel.
Lebih lanjut, Kodim.0311/ Pessel juga telah serahkan bantuan beras,air mineral dan telur ke beberapa nagari terisolasi di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara,. Dan bantuan disalurkan kali ini semoga bermanfaat, sedikitnya bisa mambantu meringankan beban saudars – saudara kita.
Tertutup Longsoran Tanah, Pendistribusisn Logistik Terhambat ke Nagari Ngalu Gadang
Sulitnya akses pendistribusian logistik ke Nagari Ngalau Gadang, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan menjadi permaslahan dalam pendistribusian logistik. Ada tujuh enam titik longsor menuju Ngalau Gadang, akibat nya pendistribusian logistik terhambat. Padahal nagari tersebut menjadi salah satu nagari cukup parah terdampak bencana.
Pantauan di lapangan, terjadi pergeseran tanah membuat aspal jalan retak dan terangkat ke atas. Selain itu juga, longsoran tanah dan batu – batu besar meluncur.dari atas bukit dan menghantam bangunan rumah warga setempat rusak berat
Akibat pergeseran tanah membuat, tiga rumah dii Ngalau Gadang mengalami rusak.berat, akibat tertibun longsor dan batu besar. Serta jalan akses utama rusak, dan terbam. Sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.
Selain merusak bangunan rumah warga, akibat banjir bercampur tanah dan bebatuhan, membuat tiujuh unit rumah di Nagari Ngalau Gadang hanyut.
Wali Kampung Ngalau Gadang Multasman, mengatakan hingga sampai saat ini bantuan belum belum sampai, hal ini dikarenakan akses utama menuju Ngalau Gadang tertutup longsor. Kondisi ini membuat pendistribusian bamtuan ke daerahnya jadi terhambat, “ ungkapnya “Kita berharap pada pemerintah daerah, melalui dinas terkait agar bisa membersihkan material tanah dan bebatuhan. Agar akses pendistribusian bantuan cepat,” kata Multasman.
Multasman mengucapkan terima kasih pada Dandim 0311/ Pessel Letkol Czi Theodunus,S.TM beserta anggota telah datang ke Ngalau Gadang. Senin 1 Desember 2025. “Baru pertama selama bencana terjadi, Ngalau Gadang di kunjungi pejabat,” katanya.
Walaupun harus menggunakan sepeda motor roda, melewati jalan setapak licin dan terjal, dan berjalan menitih tepian longsor serta bebatuha bukit Lurah Talang, Dandim dan anggotanya sampai di Ngalau Gadang. (rio)






