BERITA UTAMA

Maksimalkan Pencarian Korban Bencana Sumbar, Basarnas Datangkan Bantuan dari Tiga Provinsi

0
×

Maksimalkan Pencarian Korban Bencana Sumbar, Basarnas Datangkan Bantuan dari Tiga Provinsi

Sebarkan artikel ini
EVAKUASI— Tim Basarnas Padang mengevakuasi korban bencana hidrometeorologi di Agam.

PADANG, METROBadan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) terus memfokuskan upaya pencarian korban bencana hidrometeorologi di wilayah Sumbar, dengan mengerahkan 1.154 personel di seluruh titik terdampak.

“Operasi SAR di Sumbar terus dilakukan secara intensif oleh Basarnas bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat,” kata Penata Kelola Pen­carian dan Pertolongan Ahli Madya Basarnas, Djefri D.T melalui keterangan tertulis, Rabu (3/12).

Menurut Djefri, seluruh data korban telah dive­ri­fikasi dan disampaikan melalui BNPB, sementara Basarnas tetap fokus melaksanakan operasi pencarian langsung di lapangan.

“Untuk memperkuat operasi SAR, Basarnas men­da­patkan dukungan tambahan sekitar 150 personel dari Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Barat, yang saat ini sedang menuju Sumbar menggunakan Kapal SAR,” jelas Djefri.

Selain itu, kata Djefri, satu helikopter telah beroperasi untuk evakuasi medis dan distribusi logistik. Dua helikopter tambahan segera tiba sehingga total unit yang dikerahkan menjadi tiga.

“Kabupaten Agam men­jadi wilayah dengan laporan korban hilang terbanyak, yakni sekitar 70 hingga 75 orang. Pencarian di daerah itu memerlukan alat berat, namun akses darat untuk membawa alat berat masih terhambat akibat kerusakan jalur,” tutur dia.

Menurut Djefri, ma­sya­rakat masih bisa beraktivitas, tetapi untuk membawa alat berat atau peralatan SAR melalui darat belum memungkinkan. Helikopter membantu suplai logistik, tetapi alat berat tetap menjadi kebutuhan mendesak.

“Di lapangan, tim SAR juga menghadapi risiko kesehatan karena sejumlah jenazah yang ditemukan telah berada di lokasi lebih dari lima hari. Untuk itu, Basarnas mengajukan dukungan tambahan berupa vaksinasi dan perleng­kapan kesehatan guna memastikan keselamatan para personel,” tutupnya. (*)