SAWAHLUNTO, METRO–Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, memimpin rapat koordinasi (rakor) pemerintahan terdepan yang diikuti camat, lurah, dan perangkat desa, Selasa (2/12). Kegiatan ini digelar untuk menampung aspirasi masyarakat sekaligus menyusun strategi kerja pemerintah daerah yang lebih efektif.
Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah turut hadir dalam pertemuan yang membahas berbagai agenda prioritas, termasuk peran aktif desa dan kelurahan dalam mendukung program Pemko seperti kegiatan SISSCa, Jambore, makan bajamba, serta sejumlah program daerah lainnya.
Rakor juga menyoroti isu kesehatan mental pelajar, menyusul kasus bunuh diri seorang siswa SMP beberapa bulan lalu. Pemerintah Kota mengkaji persoalan ini dari perspektif agama, adat, budaya, medis, dan pendidikan sebagai dasar penyusunan langkah antisipatif dan mitigasi ke depan.
Dalam arahannya, Wali Kota Riyanda meminta pemerintah desa dan kelurahan menyesuaikan strategi kerja dengan kondisi anggaran survival budget APBD 2026. Penyesuaian ini dianggap penting agar pelayanan publik tetap berjalan efektif meski menghadapi tekanan fiskal.
Selain itu, rakor menjadi ajang berbagi informasi mengenai dinamika sosial masyarakat, termasuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana saat musim hujan akhir tahun.
“Sinergi dan koordinasi pemerintah terdepan harus terus diperkuat agar kinerja yang responsif, adaptif, dan berdampak nyata bagi masyarakat dapat terlaksana dengan baik,” tegas Wali Kota Riyanda.
Rapat diakhiri dengan arahan untuk mempercepat konsolidasi lintas sektor guna menjaga stabilitas sosial, kualitas layanan publik, dan kesiapsiagaan daerah tetap optimal. (pin)






