BERITA UTAMA

SMKN 5 Padang Gratiskan Perbaikan Kendaraan dan Elektronik Terkena Banjir

1
×

SMKN 5 Padang Gratiskan Perbaikan Kendaraan dan Elektronik Terkena Banjir

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRODinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat (Sum­bar) melalui SMKN 5 Padang membuka layanan jasa perbaikan gratis bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir yang me­lan­da sejumlah wilayah di Kota Padang dan sekitar­nya. Jenis layanan yang diberikan mulai dari per­baikan kendaraan roda em­pat , roda dua dan ber­bagai peralatan elektronik.

Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Habibul Fuadi menyampaikan langkah ini merupakan bentuk ke­pedulian dunia pendidikan, khususnya SMK dalam mem­bantu percepatan pe­mulihan pascabencana. Waktu pelayanan, akan dibuka selama jam sekolah.

“SMK bukan hanya tem­pat belajar, tetapi juga tempat mengasah kemampuan dan karakter siswa agar bermanfaat bagi ma­syarakat. Melalui kompetensi siswa dan guru, kita ingin membantu warga yang terdampak banjir, tanpa terbebani biaya perbaikan,” ujar Habibul Fuadi, Selasa (2/12)

Program layanan perbaikan gratis ini melibatkan kompetensi keahlian dari berbagai jurusan di SMKN 5 Padang, seperti Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Sepeda Motor, dan Teknik Elektronika. Para guru pro­duktif serta siswa terampil, dilibatkan penuh dalam program ini untuk memastikan kualitas layanan berjalan optimal dan aman.

Selain itu, Habibul Fuadi menyebut, pihaknya juga bekerjasama dengan berbagai mitra industri seperti Toyota Intercom, Honda, Panasonic, dan sejumlah perusahaan lainnya. Ini menunjukkan kuatnya kolaborasi antara se­kolah dan dunia industri da­lam memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

“Kami bersyukur banyak mitra industri yang ikut mendukung. Ini memper­kuat komitmen Pemprov Sumbar untuk membuat pendidikan vokasi hadir di tengah masyarakat, terutama di saat krisis seperti ini,” tambahnya.

Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini, dapat langsung mendatangi SMKN 5 Padang atau menghubungi nomor kontak panitia yang tersedia pada pengumuman resmi sekolah.

Habibul Fuadi berharap kegiatan ini dapat memberikan keringanan bagi warga terdampak serta menjadi momentum memperkuat peran SMK sebagai pusat pemberda­yaan masyarakat. (fan/rel)