BERITA UTAMA

Berpotensi Banjir Bandang Susulan, Bupati Eka Putra Minta Warga Padang Laweh dan Guguak Malalo Diungsikan

0
×

Berpotensi Banjir Bandang Susulan, Bupati Eka Putra Minta Warga Padang Laweh dan Guguak Malalo Diungsikan

Sebarkan artikel ini
PEMBERSIHAN— Alat berat sedang melakukan pembersihan material banjir bandang di Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanahdatar.

TANAHDATAR, METROBupati Tanahdatar Eka Putra mengingatkan warga di Padang Laweh dan Guguak Malalo untuk mau diungsikan ke lokasi yang aman. Pasalnya, berdasarkan hasil pengamatan, ben­cana banjir bandang masih berpotensi terulang kembali.

Hal itu dikatakan Eka Putra saat meninjau kondisi pascagalodo atau banjir ban­dang di Kecamatan Batipuh Selatan, didampingi Dandim 0307 Tanahdatar, Kapolres Tanahdatar, Asisten II Setda Tanah Datar Kepala OPD, Direktur PDAM, Camat dan Wali Nagari.

Bupati Eka Putra di sam­ping melihat langsung kondisi pengungsi di tenda-tenda pengungsian, tinjau pro­ses pembersihan sisa material banjir yang me­nyumbat aliran sungai juga menyempatkan mener­bang­kan drone menyusuri aliran sungai menuju perbukitan yang terjadi longsor.

“Potensi dan ancaman bencana selalu ada, dari hasil pantauan kami dengan drone ke arah bukit masih terjadi longsor-longsor dan material seperti ka­yu-kayu yang besar yang menimbun dan bisa berakibat banjir bandang lagi, untuk itu kami mengingatkan warga di Padang Laweh dan Guguak Malalo untuk mau diungsikan,” ucapnya.

Terkait banjir bandang di Batipuh Selatan dikatakan,  Eka Putra ada enam titik yang terjadi dan pascabanjir bandang ini untuk penanganan pemerintah daerah terus berupaya mengevakuasi warga karena dikhawatirkan terjadi banjir bandang susulan.

Langkah konkrit yang telah dilakukan Pemerintah Daerah dikatakan Eka Putra sudah didirikan posko pe­ngung­si dan dapur umum di Nagari Batu Taba dan juga ada dapur umum dari Polri di Nagari Padang Laweh Malalo. Pendistribusian makanan dan sembako ke pada pengungsi dan warga yang terdampak.

“Selain itu kami juga telah menurunkan alat berat untuk membersihkan material untuk membuka akses jalan evakuasi warga maupun men drop makan kepada pengungsi lewat darat karena saat ini akses terputus dan sebelumnya lewat danau,” tambahnya.

Sebelumnya Bupati Eka Putra juga meninjau kondisi jalan yang amblas dan rumah yang hampir terbelah serta jalan yang retak di Jorong Padang Kunyik Nagari Bungo Tanjuang Kecamatan Batipuh.

Melihat kondisi ini ada 12 rumah yang terdampak, dan 130 KK yang sulit keluar dari Padang Kunyik, Bupati Eka Putra juga minta Pemerintah Provinsi Su­ma­tera Barat untuk mengirimkan bantuan.

Terkait pengungsi yang memiliki anak balita Bupati Eka Putra minta tempat pengungsian dibedakan tidak dicampur dengan orang dewasa, hal ini juga guna antisipasi penyakit dan juga upaya pemberian asupan gizi yang dibutuhkan anak balita. Untuk tem­pat pengsungi bagi yang memiliki anak balita ini juga disediakan pemerintah daerah. (ant)