PDG. PANJANG, METRO–Memasuki hari keempat pascabencana banjir dan longsor yang melanda kota, Pemerintah Kota Padang Panjang bersama unsur Forkopimda menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) untuk menetapkan arah kebijakan masa pemulihan, Minggu (30/11) malam di Posko Komando Markas Koramil 01/PP.
Rapat ini membahas pengaturan kembali posko pengungsian, aktivitas sekolah, percepatan pencarian korban, serta pembersihan material longsor.
Rapat dipimpin Wali Kota, Hendri Arnis, didampingi Wakil Wali Kota, Allex Saputra, Ketua DPRD Imbral, Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang Sonny, serta dihadiri unsur Forkopimda, BMKG, Basarnas, dan seluruh instansi teknis terkait.
Perwakilan BMKG dalam paparannya menyampaikan, cuaca secara umum mulai membaik, namun dalam sepekan ke depan Sumatera Barat masih berpotensi dilanda hujan dengan intensitas bervariasi.
Sementara itu, Dandim 0307/Tanah Datar, Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi menyampaikan, warga yang ingin kembali ke rumah sudah diperbolehkan mulai Senin pagi setelah sarapan, bukan malam ini, demi memastikan keselamatan.
Aktivitas sekolah juga dinilai sudah dapat dibuka kembali mengingat kondisi cuaca yang lebih stabil. Adapun pembersihan material di Jembatan Kembar masih berlangsung.
Dari Basarnas dilaporkan, penyisiran korban hilang telah dilakukan sejak pagi, namun debit air yang masih tinggi membuat beberapa titik rawan sulit dijangkau.












