BERITA UTAMA

Alat Berat Tak Kunjung Didatangkan, 5 Warga Tertimbun Longsor di Pasbar Belum Ditemukan

0
×

Alat Berat Tak Kunjung Didatangkan, 5 Warga Tertimbun Longsor di Pasbar Belum Ditemukan

Sebarkan artikel ini
PENCARIAN— Warga bersama tim gabungan melakukan pencarian lima warga yang tertimbun longsor diJorong Harapan Tingam Kajai, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, secara manual.

PASBAR, METROOperasi pencarian lima warga yang tertimbung longsor di Jorong Harapan Tingam Kajai, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), belum membuahkan hasil. Pasalnya, hingga Minggu (30/11) atau hari ketiga, pencarian hanya dilakukan secara manual menggunakan sekop dan cangkul.

Lambannya pencarian terhadap para korban yang tertimbun longsor ini, dikarenakan tidak adanya alat berat yang dikerahkan ke lokasi. Material longsor yang sangat tinggi, material kayu besar dan batu-batu besar, menyulitkan pencarian dilakukan secara manual. Meski begitu, warga bersama tim ga­bungan masih terus berupaya melakukan pencarian.

Wali Nagari Sinuruik Frianton didam­pinggi Kepala Pos Sar Pasaman Nopi Yu­randi membenarkan lambannya pro­ses pencarian tersebut. Menurutnya, kelima warga yang tertimbun longsor terjadi pada Jumat (28/11) sekitar pukul 04.00 WIB dan hingga Minggu belum juga ditemukan.

“Kita terkendala, dengan pencarian karena tidak bisa masuknya alat berat ke lokasi longsor. Di Kecamatan Talamau ini ada dua lokasi longsor yang menutupi badan jalan. Akibatnya, alat berat tidak masuk ke lokasi,” ungkap Frianton.

Dikatakan Frianton, Tim Gabungan dari Basarnas, BPBD, PMI, TNI, Polri, Pihak Nagari, Kecamatan serta masyarakat, hanya bisa mengadalkan alat se­ada­nya, untuk membersihkan, dan memotong kayu, sembari mencari korban yang berjumlah lima orang lagi.

“Kita berharap pihak terkait secepatnya mendatangkan alat berat, supaya bisa membersihkan matrial kayu dan tanah yang menutupi rumah-rumah warga dan memudahkan untuk menemukan kelima korban,” ujar Frianton.

Dijelaskan Frianton, identitas kelima warganya yang hilang tertimbun longsor yaitu Yelma Yunita (41), Inur (35), Siam (38), Dian pernanda(24), Rafael (7). Sedangkan Zahra (6) su­dah ditemukan dikarenakan ada saudaranya yang membawanya ketempat pengungsian di Jorong Ba­teh Samuaik.

“Saya akui dukungan peralatan berat di lokasi sangat lamban. Sudah hari ketiga belum ada tanda-tanda alat berat didatangkan,” tegas dia.

Sebelumnya, bencana tanah longsor yang terjadi di Jorong Harapan Tingam, Nagari Sinuruik Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), menimbun enam orang warga setempat yang sedang tertidur pulas dalam rumahnya, pada Jumat (28/11) sekitar pukul 04.00 WIB.

Akibat bencana itu, satu orang berhasil diselamatkan bernama Rendi dan langsung dilarikan  ke Pus­kes­mas Talu, Kecamatan Talamau, untuk mendapatkan perawatan.  Sementara itu, lima warga yang masih dalam pencarian dan tertimbun material longsor diidentifikasi atas nama Yelma Yunita, Rafael, Diam Fernada, Inur, Siam.

Selain menimbun korban, longsor juga menghancurkan dua unit rumah warga dan menutupi total aliran Sungai Batang Tinggam. Material longsor yang terdiri dari tanah dan batu tersebut memiliki panjang sekitar 600 meter dengan ketinggian mencapai 10 meter. Area lahan pertanian masyarakat setempat juga tak luput dari timbunan material longsor. (end)