METRO PADANG

Andre Rosiade Bawa Alat Berat Normalisasi Sungai Pascabanjir, Desak Gubernur Pimpin Penindakan Pembalakan Liar

2
×

Andre Rosiade Bawa Alat Berat Normalisasi Sungai Pascabanjir, Desak Gubernur Pimpin Penindakan Pembalakan Liar

Sebarkan artikel ini
TINJAU ALIRAN SUNGAI— Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade saat meninjau aliran Sungai Guo, Kuranji, Kota Padang, bersama Anggota DPRD Padang Dapil 2 Kuranji, Wahyu Hidayat, Sabtu (28/11). Dalam esempatan tersebut, Andre mengerahkan alat berat untuk menormalisasi aliran Sungai yang masih menyimpang dan berpotensi kembali mengarah ke permukiman warga.

PADANG, METROWakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengerahkan alat berat untuk menormalisasi aliran Sungai Guo, Kuranji, Kota Padang, Sabtu (28/11). Pasca­banjir bandang, aliran sungai masih menyimpang dan berpo­tensi kembali mengarah ke per­mu­kiman warga.

“Hari ini kita kembali ke Guo, Kampung Tanjung, karena warga masih was-was de­ngan aliran sungai pasca­banjir. Semoga alat berat ini bisa membantu menor­malisasi kembali sungai agar tidak membahayakan. Ini akibat pembalakan liar, penyebab utama banjir dan galodo,” ujar Andre saat meninjau lokasi ber­sama Anggota DPRD Pa­dang Dapil 2 Kuranji, Wah­yu Hidayat.

Baca Juga  Dapatkan Pelayanan Kesehatan, Posko Semen Padang Peduli Didatangi Korban Banjir Bandang Palembayan

Dalam kesempatan itu, Andre kembali mendesak Gubernur Sumbar Mah­yeldi Ansharullah un­tuk me­mim­pin langsung For­kopimda dalam penin­da­kan pem­ba­lakan liar. Ia menegaskan bahwa prak­tik ilegal ter­sebut menjadi akar dari ben­cana galodo yang melanda sejumlah titik, termasuk kawasan Batang Guo.

Andre meminta Gu­bernur Mahyeldi segera hadir mengoordinasikan aparat dan memastikan tindakan tegas terhadap pelaku perusakan hutan. Ia juga mendesak Kapolda Sumbar dan Pangdam agar mengusut tuntas jaringan pembalakan liar.

“Jika tidak diselesaikan serius, saya akan me­mim­pin RDP. Kami sudah me­miliki bukti pembalakan liar di lokasi terdampak,” tegas Andre.

Baca Juga  Helmi: Copot Pejabat tak Berpotensi!

Selain penindakan hu­kum, Andre menyoroti ke­bu­tuhan percepatan pem­bangunan infrastruktur pencegahan bencana. Ia menyebut adanya ang­garan irigasi yang diren­canakan cair pada 2026 sebagai bagian dari program Sumber Daya Air (SDA) di bawah Balai Wila­yah Sungai (BWS).

Sementara itu, Wahyu Hidayat mengatakan pi­hak­nya telah menurunkan Ekskavator PC 200 yang akan bekerja dalam be­berapa hari ke depan.

“Ekskavator ini akan mempercepat normalisasi Sungai Batang Guo. Ini jawaban atas permintaan warga kepada Pak Andre sebelumnya,” ujar Wahyu, yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Pa­dang. (r)