TABING, METRO—Upaya percepatan penanganan bencana di Sumatera Barat kembali mendapat dukungan besar dari pemerintah pusat. Pesawat Angkut Berat TNI Angkatan Udara yang membawa bantuan logistik dan tim penyelamat mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padang, Jumat (28/11).
Dua pesawat militer tersebut terdiri dari C-130J Super Hercules A-1339 dan CN 295/A-2903 yang lepas landas dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Pesawat mengangkut berbagai kebutuhan penanganan darurat, mulai dari tenda pengungsian, perahu karet, perangkat komunikasi, perlengkapan listrik darurat, makanan siap saji, hingga tim medis gabungan TNI dan Kementerian Kesehatan.
Kedatangan pesawat bantuan ini disambut sejumlah pejabat pusat dan daerah, di antaranya Kepala Staf Kepresidenan RI Muhammad Qodari, Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy, Komandan Lanud Sutan Sjahrir Kolonel Nav Wahyu Bintoro, Sestama BNPB Dr. Rustian, Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada, serta unsur Forkopimda dan manajemen Angkasa Pura.
Komandan Lanud Sutan Sjahrir, Kolonel Nav Wahyu Bintoro, menegaskan bahwa kedatangan bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dan TNI dalam memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan dukungan secepatnya.
“TNI Angkatan Udara hadir untuk memastikan bantuan tiba dengan cepat dan aman. Dalam kondisi bencana seperti saat ini, kami berupaya maksimal mendukung percepatan penanganan darurat demi keselamatan dan pemulihan masyarakat,” ujarnya.
Bantuan logistik dan tenaga kesehatan yang diangkut kedua pesawat ini segera didistribusikan ke wilayah-wilayah terdampak sesuai prioritas kebutuhan lapangan. Kehadiran dukungan dari pusat diharapkan mampu memperkuat upaya penanganan darurat sekaligus mempercepat pemulihan masyarakat Sumatera Barat. (jes/rel)






