METRO PESISIR

Wabup jadi Irup Gelar Pasukan Keselamatan Singgalang 2019

0
×

Wabup jadi Irup Gelar Pasukan Keselamatan Singgalang 2019

Sebarkan artikel ini

PADANGPARIAMAN, METRO – Wakil Bupati (Wabup) Suhatri Bur, kemarin, menjadi irup gelar pasukan keselamatan Singgalang 2019 Jajaran Polres Padangpariaman dalam rangka Operasi Cipta kondisi pasca pileg, pilpres dan menjelang Idul Fitri tahun 2019.
“Operasi tersebut untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas demi terciptanya Kamseltibcarlantas,” kata Suhatri Bur usai acara, kemarin.
Kegiatan apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Singgalang 2019 Polres Padangpariaman dalam rangka Cipta Kondisi Pasca Pileg, Pilpres dan menjelang Idul Fitri tahun 2019 guna meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas demi terciptanya kamseltibcarlantas.
Kapolres Padangpariaman AKBP Rizki Nugroho menyatakan pelaksanaan operasi keselamatan 2019 dilaksanakan pada hari ini tanggal 29 april 2019 sampai dengan tanggal 12 Mei 2019 selama 14 hari.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara yaitu Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, dan Komandan Upacara IPDA Rudi Candra. Kegiatan upacara gelar pasukan tersebut dihadiri oleh Waka Polres Padangpariaman Kompol Yuhandri, Para Pejabat Utama Polres Padangpariaman, Dandim 0308/Pariaman yang diwakili oleh Kapten. Inf. Nur Matias, Kepala Dishub Padangpariaman Taslim, Kepala Pol-PP Afet. M., MH dan diikuti oleh seluruh personil Polres Padang Pariaman, personil 0308/Pariaman, Dishub dan Pol-PP. Kegiatan selesai sekira pukul 09.00 WIB dalam keadaan aman dan terkendali.
Rizki Nugroho menyatakan, pelaksanaan operasi tentunya terdapat perencanaan, sasaran dan cara bertindak sehingga bisa dicapai hasil optimal, adapun tujuan Operasi keselamatan 2019. Mulai dari katanya, terciptanya situasi Kamseltibcar lantas yang mantap dan kondusif serta menurunya pelanggaran lalulintas yang Berakibat fatal dan kecelakaan masal.
Menurunnya pelanggaran kendaraan lalulintas terutama bagi pengendara kendaraan bermotor yang tidak menggunakan helm standar dan penggunaan kendaraan bermotor yang tidak sesuai dengan peruntukan nya, menurunnya kemacetan dan ketidak tertib nya lalu lintas.
Menurunnya kecelakaan lalu-lintas dan korban laka lantas yang berakibat fatal dan korban kecelakaan massal serta kerugian materil.
Meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalulintas serta terciptanya kepercayaan masyarakat terhadap polri dalam berlalulintas.
Sebagai cipta kondisi dalam rangka menghadapi hari raya idul fitri tahun 2019, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat serta menjadi penolong dan sahabat masyarakat. Menjaga keamanan dan ketertiban dan kelancaran lalulintas serta mengembangkan Perpolisian masyarakat berbasis pada masyarakat yang patuh hukum, menjamin keberhasilan penanggulangan permasalahan lalulintas.
Guna mencapai hasil yang optimal, cara bertindak dalam operasi keselamatan 2019 untuk melaksanakan kegiatan pendidikan masyarakat lalulintas menjelang hari raya idul fitri tahun 2019 meliputi pembinaan potensi masyarakat, penerangan dan penyuluhan lalulintas sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan disiplin berlalulintas bagi pengguna jalan, dengan melakukan kegiatan dikmas lantas kepada masyarakat terorganisir maupun non terorganisir, bekerjasama dengan media massa untuk mewujudkan sadar hukum dan tertib berlalulintas kepada masyarakat, police goes to campus/driving, safety riding dan safety driving, kampanye keselamatan berlalulintas, global road safety partnership action dan melaksanakan kegiatan penjagaan, pengaturan, pengawalan dan patroli lalulintas di lokasi rawan pelanggaran, kecelakaan dan kemacetan lalulintas sebagai upaya memberikan rasa aman bagi pengguna jalan.
Kemudian membangun opini yang positif terhadap citra polantas dengan ramah, sopan dan tegas dalam melaksanakan tugas sebagai pelindung pengayoman dan pelayan masyarakat serta penegakkan hukum yang profesional, menggelar personil dan kendaraan bermotor dilapangan secara optimal khususnya pada jam jam sibuk atau padat arus lalu lintas dengan menggunakan seragam polantas yang terbaik sesuai dengan ketentuan, melaksanakan komunikasi dialogis kepada masyarakat khusus nya pengguna jalan melalui penampilan senyum sapa salam dan menuntaskan permasalahan kecelakaan lalu-lintas sehingga tidak muncul komplain masyarakat yang dapat menurunkan citra polantas dan mengungkap kasus kasus tabrak lari dengan memanfaatkan jaringan informasi lalulintas yang ada dan pengolahan TKP secara baik dan benar.(efa)

Baca Juga  BPK Sumbar Serahkan Hasil Audit