METRO SUMBAR

Hari Kedua, Evakuasi Warga di Jembatan Kembar Terus Dikebut

0
×

Hari Kedua, Evakuasi Warga di Jembatan Kembar Terus Dikebut

Sebarkan artikel ini
BANGUN—Tim gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, Brimob, Basarnas, BPBD, Satpol PP Damkar, Dinas Perhubungan, Tagana, PMI, serta puluhan relawan, membangun jembatan darurat dari kayu dan bambu untuk menjemput warga yang terisolasi.

PADANG PANJANG, METRO–Upaya evakuasi warga yang terjebak akibat longsor di kawasan Jembatan Kembar, Silaing Bawah terus dikebut tim gabungan memasuki hari ke­dua, Jumat (28/11). Petugas bekerja tanpa henti untuk memastikan seluruh warga berhasil dipindahkan ke lokasi aman.

Tim gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, Brimob, Basarnas, BPBD, Satpol PP Damkar, Dinas Perhubungan, Tagana, PMI, serta puluhan relawan, membangun jembatan darurat dari kayu dan bambu untuk menjemput warga yang terisolasi.

Dua unit ambulans pun disiagakan untuk membawa korban yang membutuhkan perawatan.

Untuk percepatan pembersihan longsor, empat alat berat dikerahkan bersama dua unit mobil pemadam kebakaran. Petugas fokus mengangkat batu-batu besar dan material yang menutup jalan agar akses transportasi segera kem­bali terbuka.

Wali Kota, Hendri Arnis melalui Wakil Wali Kota, Allex Saputra menegaskan, Pemko dan seluruh unsur terkait bekerja maksimal dalam proses evakuasi maupun pembersihan material.

“Wako Hendri me­ngins­truk­sikan kita untuk mengerahkan seluruh kemampuan di lapangan. Prioritas utama a­dalah evakuasi warga dan mem­buka kembali akses jalan yang tertutup,” ujar Wawako Allex.

Ia turut mengimbau ma­syarakat yang tidak berkepen­tingan agar tidak mendatangi lokasi bencana demi kelancaran pekerjaan tim gabungan. “Kita berharap cuaca mendukung sehingga proses e­vakuasi berjalan lebih cepat dan bersihnya material longsor bisa segera selesai. De­ngan begitu, akses jalan bisa kembali dilewati,” tambahnya.

Sementara itu, sejumlah warga sudah berhasil diselamatkan melalui jalur rel kereta api maupun menyeberangi timbunan longsor dengan bantuan petugas. Mereka kemudian dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans untuk pemeriksaan kesehatan. (rmd)