METRO PESISIR

Jembatan Urat Nadi Kehidupan Masyarakat

0
×

Jembatan Urat Nadi Kehidupan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
PANTAU—Bupati Padangpariaman, John Kenedy Azis saat memantau jembatan Koto Buruak.

PDG.PARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman, John Kenedy Azis  tak mampu menyembunyikan kesedihannya saat meninjau langsung lokasi jembatan Koto Buruk yang putus akibat banjir dahsyat. Bupati didampingi Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah, Bupati Padangpariaman tampak terdiam, ma­tanya berkaca-kaca saat melihat akses utama warga terputus total.

“Ini bukan sekadar jembatan yang putus, ini ada­lah urat nadi kehidupan masyarakat,” ucapnya, kemarin, usai meninjau jembatan Koto Buruak.

Putusnya jembatan ter­sebut membuat warga Sikabu terisolasi total, seluruh akses keluar masuk tidak dapat dilalui. Anak-anak, lansia, dan ibu-ibu terjebak dalam kondisi penuh kecemasan. Di tengah duka, JKA tetap menunjukkan keteguhan dan semangat kepemimpinan dengan me­­­ngajak seluruh pihak untuk saling bahu membahu menghadapi bencana.

Dalam pernyataannya, Bupati menyampaikan se­jumlah instruksi penting pertama, ia meminta agar keselamatan jiwa menjadi prioritas utama. Warga diminta segera dievakuasi ke tempat yang lebih aman dan lebih tinggi.

Kedua, JKA menginstruksikan seluruh stakeholder, perangkat daerah, dan pemangku kepentingan untuk turun langsung membantu proses evakuasi dan penyelamatan warga.

Ketiga, ia menginstruksikan pembentukan dapur umum bagi para pengungsi agar kebutuhan pangan dapat terpenuhi. Keempat, JKA meminta Dinas Pendidikan untuk meliburkan seluruh aktivitas belajar mengajar hingga situasi dinyatakan aman.

Terakhir, JKA juga me­ngetuk hati Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat agar memberi perhatian serius terhadap kondisi darurat yang te­ngah dialami masyarakat Padangpariaman. “Saya mengajak kita semua untuk berdoa, semoga musibah ini segera berlalu, dan ma­syarakat kita diberi keselamatan,” ujarnya.

Musibah tersebut menelan korban dimana seo­rang ibu sedang berkendara dengan seorang a­naknya dibawa pleh arus sungai yang jatuh bersama jembatan. Tetsebut dan alhamdulillah san anak bisa diselamatkan namun sang ibu masih dalam pencarian . (efa)