METRO SUMBAR

Pertemuan Besar Pemuda ASEAN Digelar di Sumbar, Nanda Satria Tegaskan Diplomasi Pemuda Bisa Bangkit dari Daerah

0
×

Pertemuan Besar Pemuda ASEAN Digelar di Sumbar, Nanda Satria Tegaskan Diplomasi Pemuda Bisa Bangkit dari Daerah

Sebarkan artikel ini
PERTEMUAN PEMUDA ASEAN— Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumbar Nanda Satria, berkesempatan tampil pada iven pertemuan Besar Pemuda ASEAN, ASEAN Youth Creative Meeting (AYCM) 2025. Nanda Satria menyatakan Sumbar bangga menjadi titik awal lahirnya kolaborasi pemuda ASEAN dan memastikan diplomasi pemuda bisa bangkit dari daerah.

PADANG, METRO–Berkesempatan tampil sebagai representasi tuan rumah pada iven pertemuan Besar Pemuda ASEAN, ASEAN Youth Creative Meeting (AYCM) 2025, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumbar Nanda Satria menyatakan Sumatera Barat bangga menjadi titik awal lahirnya kolaborasi pemuda ASEAN dan memastikan diplomasi pemuda bisa bangkit dari daerah.

Penyampaian Nanda itu mendapatkan sorotan positif dari para tamu negara. Ia menegaskan bahwa Sumbar siap menjadi pusat lahirnya kolaborasi pemuda ASEAN.

“AYCM bukan sekadar acara, tetapi momentum lahirnya jejaring kreatif antarnegara. Pemuda ASEAN adalah generasi paling terhubung dan paling kreatif, dan Sumatera Barat bangga menjadi titik awal lahirnya kolaborasi baru itu,” ujar Nanda.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan AYCM membuktikan kemampuan provinsi dalam menyelenggarakan event internasional, sekaligus menegaskan bahwa diplomasi pemuda tidak harus dimulai dari ibu kota — tetapi dapat bergerak dari daerah yang memiliki visi kuat.

ASEAN Youth Creative Meeting (AYCM) 2025 resmi berlangsung sukses pada 23–26 November 2025 di Kota Padang, Sumatera Barat.

Acara yang terdiri dari Welcoming Dinner, Seminar Internasional, Cultural Night, dan berbagai sesi jejaring ini berhasil mempertemukan pemuda dari 11 negara ASEAN, menjadikannya pertemuan pemuda ASEAN berskala internasional pertama yang berhasil digagas oleh pemerintah daerah di Indonesia.

Meski Brunei Darussalam berhalangan hadir karena kendala perizinan, delegasi dari negara lain hadir secara lengkap, termasuk Timor Leste yang baru bergabung secara resmi dalam ASEAN — menjadikan AYCM salah satu forum pertama yang mempertemukan seluruh komponen ASEAN-11 dalam satu wadah kreatif.

Acara pembukaan berlangsung di Auditorium Istana Gubernur Sumbar, dihadiri pejabat tinggi nasional dan internasional seperti Duta Besar RI untuk ASEAN Derry Aman, Duta Besar Filipina untuk ASEAN Evangeline, pejabat Kemenpora, unsur Forkopimda, pimpinan perguruan tinggi, serta tokoh kepemudaan nasional.

Apresiasi Para Duta Besar dan Delegasi ASEAN

Duta Besar Filipina untuk ASEAN, Evangeline, memberikan apresiasi khusus kepada penyelenggaraan AYCM 2025. Ia menilai bahwa acara ini menunjukkan keaktifan Indonesia dalam mempromosikan ASEAN di level akar rumput.

Evangeline menegaskan bahwa:

  • AYCM merupakan inisiatif penting pemerintah provinsi untuk menghimpun pemuda ASEAN berjejaring dalam satu ruang.
  • Forum ini menjadi salah satu pertemuan perdana setelah bergabungnya Timor Leste ke ASEAN.
  • Sumatera Barat memberikan kesan unik karena kekayaan budaya, keramahan masyarakat, dan posisi Padang sebagai kota gastronomi Asia.

Sementara itu, Bendahara Majlis Belia Malaysia, Izham, menyampaikan harapannya agar AYCM menjadi platform komunikasi berkelanjutan antarorganisasi kepemudaan di Asia Tenggara.

Kehadiran Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara dalam acara ini juga menarik perhatian. Ia menyampaikan ketertarikannya untuk menghadirkan event internasional serupa di Wakatobi, terinspirasi oleh keberhasilan Sumbar menyelenggarakan AYCM.

AYCM membuka ruang diskusi mengenai peran pemuda dalam membangun masa depan ASEAN yang inklusif, kreatif, berkelanjutan, dan selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Para peserta terlibat dalam penyusunan gagasan kolaboratif lintas negara, mulai dari inisiatif wirausaha sosial, proyek berbasis budaya, hingga pengembangan ekosistem kreatif ASEAN melalui identitas gastronomi dan warisan budaya.

Momentum Besar bagi Diplomasi Pemuda dari Daerah

Kesuksesan AYCM 2025 memperlihatkan bahwa Sumatera Barat memiliki kapasitas, kreativitas, dan daya tarik untuk menjadi tuan rumah acara internasional.

Dengan dukungan penuh dari tokoh daerah seperti Nanda Satria, AYCM kini menjadi tonggak baru bagi diplomasi pemuda Indonesia — menegaskan bahwa kerja sama internasional bisa tumbuh dari daerah yang progresif dan berkomitmen.

AYCM 2025 tidak hanya membawa nama Sumbar ke tingkat regional, tetapi juga membuka jalan bagi kolaborasi berkelanjutan di antara pemuda ASEAN untuk menciptakan inovasi dan kebijakan bersama di masa depan. (*)