PADANG, METRO—Sebuah pohon besar tumbang dan menimpa dua unit mobil yang sedang terparkir di area parkir Hotel Mercure Padang, Jalan Purus IV No. 8, Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat, Rabu (26/11) pagi. Kejadian terjadi sekitar pukul 09.20 WIB saat cuaca hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut.
Dua kendaraan yang terdampak adalah Toyota Avanza Veloz bernomor polisi BA 1096 QZ dan Honda Jazz BA 1172 BN. Keduanya mengalami kerusakan berat setelah tertimpa pohon jenis payung-payung berukuran sekitar 25 meter dengan diameter mencapai 70 sentimeter.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton membenarkan insiden tersebut. “Penyebab utama tumbangnya pohon adalah cuaca ekstrem, yakni hujan deras yang disertai angin kencang pagi ini,” ujar Hendri.
Meski kerusakan pada kedua mobil cukup parah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp60 juta.
Tak berselang lama setelah kejadian, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kota Padang segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pembersihan pohon tumbang.
“Anggota TRC PB bersama Kepala Bidang KL berjibaku mengevakuasi pohon, dan membua keadaan di area parkir kembali normal,” tambah Hendri Zulviton.
Proses evakuasi melibatkan kolaborasi sejumlah pihak, termasuk BPBD Kota Padang, Satlinmas, dan karyawan Hotel Mercure Padang. Hingga berita ini diturunkan, pemotongan dan pengangkatan batang pohon masih berlangsung.
Diketahui, akibat tingginya curah hujan beberapa hari terakhir ini menyebabkan bencana hidrometeorologi meluas di Kota Padang. Sebanyak 27.433 jiwa terdampak yang tersebar di sembilan kecamatan.
Data yang di peroleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang tersebut di himpun dari sembilan kecamatan yang terdampak. Berdasarkan data tersebut kecamatan dengan jumlah korban terdampak paling banyak berada di Kecamatan Koto Tangah dengan jumlah warga terdampak 20.983 jiwa,
Selanjutnya disusul oleh Kecamatan Nanggalo 2.232 jiwa, dan Kecamatan Padang Utara sebanyak 1.486 jiwa. Enam kecamatan lainnya yang terdampak adalah Lubuk Begalung 893 jiwa, Pauh 741 jiwa, Kuranji 601 jiwa, Padang Barat 321 jiwa, Padang Timur 150 jiwa, dan Bungus Teluk Kabung 26 jiwa.
Berdasarkan data BPBD, banjir dan longsor juga merusak infrastruktur dan properti warga, antara lain dua rumah hanyut, 61 rumah rusak sedang, 17 rumah rusak ringan, satu rumah ibadah rusak ringan, dua titik jalan longsor, serta dua petak sawah rusak berat.
“Hujan pada Selasa dini hari mengakibatkan banjir di banyak lokasi. Puluhan ribu warga ikut terdampak,” ujar Hendri Zulviton.
BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan lebat dan angin kencang. (brm)






