METRO SUMBAR

Berkolaborasi dengan Tim Daerah, Babin Potmar Selamatkan 40 Orang Warga dari Kepungan Banjir

0
×

Berkolaborasi dengan Tim Daerah, Babin Potmar Selamatkan 40 Orang Warga dari Kepungan Banjir

Sebarkan artikel ini
EVAKUASI—Terlihat sejumlah anggota Babin Potmar sedang melakukan evakuasi warga Sasak untuk selanjutnya diungsikan ke TPI , KANAN—Seorang anak anak diberikan makanan di atas perahu karet untuk diungsiklan.

PASBAR, METRO–Cuaca ektrim berupa hujan dengan curah cukup tinggi, yang melanda ­w­i­­­la­yah Sumatera Barat (Sum­bar) mengakibatkan  hampir merata di seluruh wilayah Sumbar mengakibatkan banjir dan tanah longsor. Beberapa daerah dinyatakan darurat bencana, akibat banjir dan tanah longsor, Selasa (25/11).

Beberapa daerah melaporkan wilayahnya dilanda banjir ke Komando Da­erah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) II. Kodaeral II satuan yang selalu me­nyiapkam Tim siaga bencana langsung menuju ke lokasi.

Dankodaeral II Laksamana Muda TNI Sarimpunan Tanjung, melalui Kadispen Letkol Laut (E) Sumantri menjelaskan Bintara Teritorial Kodaeral II yang berada di Pos TNI AL Air Bangis Kabupaten Pa­saman Barat, melakukan evakuasi 40 jiwa warga yang terkepung banjir. “Korban merupakan warga Desa Rantau Panjang Kecamatan Sasak Kabupaten Pasaman Barat,” jelas Su­mantri.

Baca Juga  Lapas Kelas II B Pariaman, Warga Binaan Dibekali Keterampilan

Dikatakan Sumantri, berkolaborasi dengan pe­tugas setempat antara lain Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BP­BD Kabupaten Pasaman Barat, Kepolisian dan TNI AD, SAR Pasaman, ma­syarakat nagari, ma­sya­rakat kecamatan dan dari LSM lokal.

“Ke 40 orang warga yang diselamatkan di eva­kuasi ke Tempat Pelelangan Ikan atau TPI Sasak untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan Kesehatan oleh tim Puskesmas Sasak. Selanjutnya dieva­kuasi ke Posko Pengungsian di Talao Pagang Kabupaten Pasaman Barat,” jelas Sumantri. Hingga be­rita ini diturunkan, tim ma­sih berada di lokasi, untuk mewaspadai debit air yang tak menentu.

Baca Juga  Direktur Perumahan Perdesaan Tinjau Hunian Tetap di Rambatan

Sementara itu BPBD Pasbar, mencatat dari 11 kecamatan yang ada, 10 kecamatan diantaranya terdampak bencana alam seperti banjir dan longsor.

Saat ini, Pemkab Pasbar, terus memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir dan longsor. “Jika ada warga terjebak banjir maka petugas langsung melakukan evakuasi ke tempat yang aman,” katanya.

Selian itu, Pemkab Pasbar, juga telah men­dirikan dapur umum di lokasi banjir untuk memberikan bantuan makanan kepada warga terdampak banjir. “Bantuan dan pelayanan kesehatan juga terus diberikan. Mudah-mu­dahan bencana alam cepat berlalu,” harapnya. (ped)