METRO PESISIR

Program Keagamaan Merupakan Prioritas Utama Pemerintah Kota Pariaman

0
×

Program Keagamaan Merupakan Prioritas Utama Pemerintah Kota Pariaman

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN— Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi sekaligus Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Pariaman berikanj sambutan.

PARIAMAN, METRO Program keagamaan merupakan prioritas utama pemerintah kota Pariaman untuk mewujudkan ma­syarakat yang Qur’ani, sholeh dan bertaqwa, walaupun dengan keterbatasan anggaran Pemerintah Kota  Pariaman yang dialami saat ini. Hal tersebuti di­sampaikan Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi sekaligus Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Pariaman, dalam acara pembinaan dan pelatihan kafilah MTQ Kota Pariaman, kemarin.

Tantangan kedepan menurut Mulyadi sangat berat, dengan meningkatnya kenakalan remaja, narkoba dan pe­lecehan seksual, menuntut tang­gungjawab ber­sama dan saling berkolaborasi dengan seluruh stakeholder untuk membangun masyarakat yang beradat dan beragama, ucapnya.

“Melalui program Pariaman RISALAH, satu rumah satu hafiz, mulai tahun 2026 mendatang, MTQ tingkat Desa, Kecamatan dan Kota akan kita laksanakan secara rutin, walaupun kondisi anggaran terbatas,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menyebutkan Pemerintah me­nyiapkan regulasi sedangkan teknis pelaksanaan butuh dukungan dari pelatih yang memiliki keahlian dalam bidang baca tulis Al Qur’an. “Kita berharap MTQ tidak berhenti ketika lomba telah selesai dilaksanakan, namun perlu pembinaan yang ber­kelanjutan,” ujarnya. “Kita nantinya kepada yang menjadi pemenang, diharapkan memiliki dampak psikologis pada warga kota Pariaman, sehingga tidak ada lagi warga Pariaman yang tidak bisa baca tulis Al-Qur’an dan  tidak paham agama,” ujarnya.

Mulyadi juga berharap, para khafilah Kota Pariaman berlatih dengan baik, bangun komunikasi dengan pelatih, jaga kesehatan, dan optimis menang, tutupnya.

Sementara itu, ketua pelatih MTQ Propinsi Sumatera Barat, H. Bakri menilai bahwa khafilah Kota Pariaman masih berada pada posisi 5 besar, perkembangan khafilah kota Pariaman cukup bagus dan mengalami peningkatan. Sebelumnya pada MTQ ke- 39 di kota Padang panjang kota Pariaman juara umum ke 3 (tiga) dan MTQ tingkat propinsi Sumatera Barat ke -40 di Bukittinggi Kota Pariaman akan mengirimkan 64 orang khafilah dengan didampingi 17 pelatih dan 16 oficial. (efa)