AGAM/BUKITTINGGI

Potensi Bencana Tinggi, Bupati Agam Instruksikan Camat Bentuk Posko Darurat

0
×

Potensi Bencana Tinggi, Bupati Agam Instruksikan Camat Bentuk Posko Darurat

Sebarkan artikel ini
ZOOM MEETING— Bupati Agam, Benni Warlis memimpin zoom meeting bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Mhd Luthfi, pimpinan OPD dan para camat, Selasa (25/11).

AGAM, METRO–Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM Dt. Tan Batuah, menginstruksikan seluruh camat di Kabupaten Agam untuk segera membentuk posko tanggap darurat di masing-masing wilayah. Langkah cepat ini diambil menyusul meningkatnya titik-titik kebencanaan akibat cuaca ekstrem yang terus melanda dalam beberapa hari terakhir.

Instruksi itu disampaikan Bupati Benni Warlis saat me­mimpin rapat koordinasi melalui zoom meeting bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Dr. Mhd. Luthfi, pimpinan OPD, dan seluruh camat, Selasa (25/11).

“Pembentukan posko tanggap darurat di kecamatan akan mempercepat pendataan, karena sejumlah wilayah telah di­tetapkan berstatus darurat bencana,” tegas bupati.

Ia menyebut, setiap posko tanggap darurat di kecamatan wajib melaporkan perkemba­ngan situasi wilayahnya secara berkala ke posko tanggap darurat kabupaten. Saat ini, posko utama tingkat kabupaten difokuskan pada dua titik, yakni Lubuk Basung dan Banuhampu.

Jika kondisi menuntut pe­nanganan lebih intensif, bupati juga membuka peluang pembentukan posko hingga level nagari agar lebih dekat dengan lokasi terdampak serta memperkuat koordinasi dengan unsur forkopimda.

“Saat ini potensi bencana sangat tinggi, baik longsor, banjir, maupun pohon tumbang. Semua pihak harus meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya.

Selain mendirikan posko, para camat juga diminta untuk mengidentifikasi warga yang sudah dievakuasi dan memastikan kebutuhan logistik mereka terpenuhi.

“Hingga kini sudah ada beberapa titik evakuasi. Saya meminta para camat mengidentifikasi kembali jumlah warga terdampak dan kebutuhan mendesaknya,” tambah bupati.

Penanganan bencana di Agam turut melibatkan seluruh OPD yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat (TRC). Untuk itu, OPD terkait diminta segera melakukan pendataan dan iden­tifikasi kerugian yang ditimbulkan akibat bencana dalam beberapa hari terakhir.

Dengan penguatan koordinasi dari tingkat kecamatan hingga kabupaten, Pemerintah Kabupaten Agam berharap penanganan bencana dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan menyeluruh demi meminimalkan dampak terhadap masya­rakat. (pry)