POLIKO, METRO –Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menegaskan dukungan penuh terhadap pemberantasan narkoba di Kota Payakumbuh dan berharap Kelurahan Nunang Daya Bangun bukan sekadar menjadi lokasi seremonial Program Kampung Bebas Narkoba, tetapi benar-benar menjadi contoh nyata bagi kelurahan lain.
Penegasan itu disampaikan saat mendampingi kunjungan kerja Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. Wedy Mahadi, ke Kelurahan NuÂnang Daya Bangun, Kecamatan Payakumbuh Barat, Senin (24/11).
Dalam sambutannya, Walikota Zulmaeta menilai inisiatif asistensi Program Kampung Bebas Narkoba merupakan langkah tepat sasaran karena menyentuh langsung laÂpisan keluarga dan lingÂkuÂngan terdekat maÂsyaÂrakat. Ia menekankan bahwa penyalahgunaan narkoba saat ini bukan sekadar kejahatan kriminal, tetapi ancaman serius bagi keberlangsungan generasi bangsa. “Narkoba merusak fisik, mental, dan kehidupan sosial maÂsyarakat. Karena itu, pemerintah dan semua elemen harus bergerak bersama. Tidak ada ruang untuk narkoba di Payakumbuh,” tegasnya.
Zulmaeta menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Payakumbuh saat ini memperkuat kolaborasi dengan Kepolisian, Forkopimda, BNN, serta seluruh unsur masyarakat. Ia berharap program Kampung Bebas Narkoba menjadi gerakan kolektif, bukan slogan semata. “Kami ingin Nunang Daya Bangun menjadi percontohan. HaÂrapan kami, gerakan ini terus hidup, bukan selesai pada hari ini. Payakumbuh harus menjadi kota yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba,” ucapnya.
















