PESSEL, METRO–Nekat menyeberangi sungai saat arusnya deras, seorang petani berusia 70 tahun dilaporkan hanyut dan hilang di Kampung Akad, Nagari Kambang Utara, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, pada Senin (24/11) sekitar pukul 11.00 WIB.
Korban diketahui bernama Utat. Korban dilaporkan hanyut saat dalam perjalanan menuju ladangnya. Warga setempat yang mendapat kabar korban hanyut, langsung berdatangan untuk membantu mencari korban. Namun, hingga berita ini diterbitkan, korban belum juga berhasil ditemukan.
Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik, membenarkan adanya insiden tersebut dan segera mengerahkan tim pencarian ke lokasi kejadian. Menurut keterangan saksi, korban hanyut ketikamenyeberangi sungai untuk menuju ke ladangnya.
“Pada saat korban menyeberang, debit air sungai tiba-tiba meningkat tajam akibat curah hujan. Korban yang berprofesi sebagai petani ini diduga tidak mampu melawan arus deras sehingga hanyut terseret,” kataAbdul Malik.
Dijelaskan Abdul Malik, masyarakat setempat telah berupaya melakukan pencarian secara mandiri namun hasilnya masih nihil. Informasi mengenai kejadian tersebut diterima oleh Kantor SAR Padang dari Musnal, perwakilan BPBD Kambang, pada pukul 14.09 WIB.
“Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Padang langsung memberangkatkan tim dari Unit Siaga SAR Pesisir Selatan pada pukul 14.21 WIBm” tutur dia.
Abdul Malik menambahkan, pihaknya mengerahkan empat personel Rescuer menuju lokasi kejadian. Estimasi waktu tempuh dari Unit Siaga SAR Pessel ke titik perkiraan korban hanyut (LKP) adalah sekitar 1 jam 40 menit, mengingat jarak darat yang cukup jauh, sekitar 66 KM.
“Tim SAR gabungan saat ini fokus melakukan pencarian terhadap korban. Sejumlah Alat Utama (Alut) dan Peralatan SAR (Palsar) telah dikerahkan untuk mendukung operasi, termasuk Rescue Car, perahu karet, pelampung, tali, peralatan medis, peralatan komunikasi dan alat pendeteksi bawah air,” ungkap Abdul Malik.
Abdul Malik menambahkan bahwa operasi pencarian menghadapi kendala serius. Faktor penghambat utama di lokasi saat ini adalah cuaca hujan dengan kecepatan angin mencapai 9 knot, yang tentunya mempengaruhi kondisi arus sungai dan jarak pandang tim di lapangan.
“Pencarian terhadap Utat, warga Kampung Akad Nagari Kambang Utara, masih terus diupayakan oleh tim SAR gabungan bersama unsur terkait di Pesisir Selatan,” tutup dia. (*)





