SOLOK, METRO–Pemerintah Daerah Kabupaten Solok dinilai berhasil melaksanakan program wajib belajar 13 tahun oleh Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar). Dengan komitmen yang kuat melalui berbagai kebijakan dan program yang telah dilahirkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Solok mampu memperluas akses pendidikan dan pemerataan layanan pendidikan bagi masyarakatnya.
Diakui Wakil Bupati Solok, H Candra, semua ini merupakan wujud nyata dari komitmen bersama dalam memperluas akses pendidikan sekaligus memastikan pemerataan layanan pendidikan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Solok.
Namun ditekankan Candra, prestasi yang diraih ini bukan hanya menjadi kebanggaan pemerintah daerah, tetapi juga buah kerja keras seluruh pihak, mulai dari tenaga pendidik, perangkat daerah, orang tua, hingga para peserta didik yang terus berjuang menggapai masa depan.
“Insya Allah, apresiasi ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan memastikan tidak ada lagi anak di Kabupaten Solok yang terhalang untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Semoga capaian ini menjadi langkah maju dalam mewujudkan Kabupaten Solok yang lebih cerdas, unggul, dan berdaya saing,” ujar Candra memotivasi usai menerima penghargaan.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Solok terus memperkuat komitmennya dalam peningkatan mutu dan pemerataan pendidikan di daerah sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat.
Melirik apa yang telah dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Solok dalam upaya memajukan sektor pendidikan, bukannya tidak ada halangan. Apalagi kondisi wilayah yang luas dengan keterbatasan sarana dan prasarana penunjang, membuat pemerintah daerah harus bekerja keras demi meujudkan apa yang diharapkan masyarakat.
Di sini menurut Candra, dengan tekad dan komitmen serta kesadaran akan pentingnya memberikan pemerataan akses dan pelayanan pendidikan bagi masyarakat hingga ke pelosok negri, apa yang menjadi harapan bersama dapat diujudkan.
Ke depan lanjutnya dapat tercipta ekosistem pendidikan yang lebih solid dan terarah. Tentunya dengan membangun kolaborasi berkelanjutan antar level pemerintahan, sehingga pendidikan didaerah Kabupaten Solok semakin maju dan mampu melahirkan generasi masa depan yang unggul.
Dalam upaya memperkuat kolaborasi dan menyinergikan langkah antara pemerintah pusat dan daerah dalam memajukan dunia pendidikan, Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Sumbar menggelar “Apresiasi Pemerintah Daerah Terbaik dalam Dukungan Program Prioritas Kemendikdasmen” di Aula Gedung Engku Syafei Padang, Jumat (21/11) lalu.
Kabupaten Solok menjadi salah salah satu daerah yang dinilai berhasil memberikan layanan pemerataan pendidikan bagi masyarakatnya. Prestasi yang diraih ini ditekankan Candra, hendaknya menjadi pelecut semangat bagi semua elemen untuk semakin berpihak pada peningkatan kualitas pendidikan.
Kegiatan itu menjadi momentum penting untuk merayakan capaian daerah serta meneguhkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah di Sumbar..
Acara ini digagas sebagai bentuk penghargaan kepada pemerintah daerah yang telah menunjukkan dukungan terbaik terhadap beragam program prioritas Kemendikdasmen. Melalui Apresiasi Pemerintah Daerah Terbaik 2025, BBPMP Sumbar ingin menegaskan bahwa perbaikan mutu pendidikan tidak dapat berjalan tanpa langkah bersama dan sinergi lintas wilayah.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Dr. Eko Susanto, Perwakilan Gubernur Sumatera Barat, para Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah se-Sumatera Barat, serta pimpinan instansi pendidikan mulai dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota, KEPALA BBMP, hingga Rektor Universitas Negeri Padang.
Kepala BBPMP Provinsi Sumbar Dr H Muslihuddin, MPd dalam sambutannya menegaskan bahwa apresiasi ini diberikan berdasarkan data nyata dan kinerja daerah dalam mendukung implementasi program Kemendikdasmen.
“Ini adalah kegiatan yang didasari pada program-program prioritas Kemendikdasmen. Ke depan, kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan. Dengan tema ‘Basamo Mako Manjadi Satu’, kita ingin menegaskan bahwa pusat, provinsi, kabupaten, dan kota harus bersatu meningkatkan kualitas pendidikan Sumatera Barat,” ungkapnya.
Pada malam apresiasi tersebut, Kabupaten Solok mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan sekaligus. Penghargaan atas keberhasilan melaksanakan Program Wajib Belajar 13 Tahun sebagai bentuk keberhasilan Pemerintah Daerah Kabupaten Solok memperluas akses pendidikan dan pemerataan layanan pendidikan yang diterima langsung oleh Wakil Bupati Solok H Candra.
Selain itu meraih juara 3 Lomba Dongeng tingkat SD Kelas 4–6 se-Sumatera Barat, oleh siswa bernama Farid Atalah Iskandar dari SD Negeri 20 Koto Gaek Guguak. (**)
















