TANAHDATAR, METRO–Masyarakat Jorong Sungai Salak, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanahdatar, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki yang kondisinya sudah membusuk pada Sabtu (22/11) sekitar pukul 17.05 WIB.
Korban diketahui bernama Haiman (65), yang ditemukan dalam kondisi tubuh sudah menghitam di dalam rumahnya. Diduga, almarhum yang tinggal seorang diri telah meninggal sejak beberapa hari sebelumnya.
Kalaksa BPBD Tanahdatar melalui Kasi Kedaruratan, Dodi Susilo, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan serta melakukan proses evakuasi terhadap korban.
“Kami menerima laporan dari Wali Jorong Sungai Salak pada pukul 17.25 WIB dan langsung menuju lokasi. Proses evakuasi dilakukan hingga tuntas, dan jenazah dimakamkan di pemakaman keluarga pada hari yang sama,” kaa Dodi, Minggu (23/11).
Menurut laporan dari Wali Jorong, warga awalnya mencurigai adanya bau menyengat dari rumah korban. Sejumlah warga kemudian memeriksa kondisi di dalam rumah dan menemukan Haiman sudah tidak bernyawa di dalam kamar.
“Diduga almarhum meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya. Sebelumnya, wali jorong melaporkan bahwa yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit jantung dan gula,” jelas Dodi Susilo.
Kapolsek Tanjung Emas, Iptu Adriyon membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Pihaknya setelah mendapat laporan dari warga, langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit.
“Korban ini biasanya tinggal bersama istrinya di rumah. Tapi, sejak seminggu belakangan, istri korban pergi ke Kota Padang untuk tinggal bersama anak mereka. Sehingga korban ditinggal sendirian di rumah,” kata Iptu Adriyon.
Iptu Adriyon menambahkan, ditemukannya korban dalam kondisi seperti itu, berawal ketika saksi mencium bau busuk dari rumah korban. Saksi kemudian memberitahukan kepada keluarga korban lalu mereka membuka paksa pintu rumah korban.
“Setelah mereka masuk ke dalam rumah, saksi menemukan korban tergeletak di lantai kamar dengan kondisi tubuh yang sudah membusuk dan menghitam. Hasil identifikasi, tidak ditemukan luka aniaya pada tubuh korban,” tutur dia.
Dijelaskan Iptu Adriyon, dugaan sementara, korban meninggal akibat penyakit yang dideritanya. Setelah dibawa ke rumah sakit untuk dibersihkan, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan.
“Keluarga tidak bersedia dilakukan autopsi pada jenazah korban yang diperkuat dengan adanya surat pernyataan penolakan. Jenazah korban sudah diterima oleh keluarga lalu dikebumikan malam itu juga,” tutupnya.(ant)






