SOLOK/SOLSEL

Upaya BangunLingkungan Produktif, TP-PKK Lakukan Sosialisasi Kampung Mandiri

0
×

Upaya BangunLingkungan Produktif, TP-PKK Lakukan Sosialisasi Kampung Mandiri

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN—Kepala Dinas Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDPPKB) Kota Solok, Delfianto berikan sambutan saat kegiatan sosialisasi.

SOLOK, METRO–TP-PKK terus memperkuat kapasitas kader dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga. Salah satunya, TP-PKK Kota Solok melakukan sosialisasi Kampung Mandiri. Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan pelatihan packaging dan Literasi bagi seluruh kader di tingkat kecamatan dan kelurahan, serta menghadirkan narasumber dari berbagai bidang.

Kepala Dinas Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDPPKB) Kota Solok, Delfianto me­negaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya TP-PKK untuk memperkuat kapasitas kader dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga.

“Kegiatan ini kami rancang untuk memperluas wawasan dan keterampilan kader PKK, terutama dalam pendidikan, pengembangan usaha, dan literasi. Kader yang kuat akan melahirkan keluarga yang kuat pula,” ujar Delfianto.

Ia juga menekankan pentingnya peran kader dalam mendorong tumbuhnya kampung yang mandiri dan berdaya saing. Dia berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh hari ini di lingkungan masing-masing. Kolaborasi, krea­tivitas, dan kemauan untuk berkembang adalah kunci menuju kampung yang mandiri dan sejahtera.

Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber Sri Puji Astuti, M.Ed., Ph.D., yang menyampaikan materi literasi keluarga yang menurutnya menjadi fondasi penting bagi masyarakat yang cerdas dan berdaya.

Sementara Dody Amril, ST., MM, membahas teknik packaging modern untuk meningkatkan daya saing produk lokal.

“Kemasan yang baik tidak hanya mempercantik tampilan produk, tetapi juga meningkatkan nilai jual dan kepercayaan konsumen,” ujar Dody.

Sementara itu, Ketua Pokja II TP-PKK Kota Solok, Miswarti, menguraikan konsep Kampung Mandiri sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis keluarga. “Kampung Mandiri adalah upaya mem­bangun lingkungan yang produktif, sehat, dan berdaya melalui gerakan PKK,” ujarnya. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas kader PKK dalam mendukung program pemerintah daerah.  (vko)