METRO PADANG

Tertipu Loker Bodong di Medsos, Satu Keluarga asal Jakarta Terlantar di Padang

0
×

Tertipu Loker Bodong di Medsos, Satu Keluarga asal Jakarta Terlantar di Padang

Sebarkan artikel ini
EVAKUASI SATU KELUARGA— Petugas Satpol PP BKO Dinas Perdagangan dan Satgas, mengevakuasi satu keluarga yang ditemukan terlantar di kawasan Pasar Raya Fase VII ke atas mobil Dalmas.

PADANG, METRO–Satpol PP Kota Padang menemukan satu keluarga asal Jakarta dalam kondisi terlantar di kawasan Pasar Raya Fase VII, Kamis (20/11). Diduga kuat saru ke­luarga tersebut menjadi korban penipuan lowongan kerja yang diperoleh me­lalui media sosial.

Keberadaan satu keluarga yang terdiri dari suami istri dan seorang anak saat petugas Satpol PP BKO Dinas Perdagangan dan Satgas melakukan patroli di kawasan Pasar Raya Fase VII.

Keluarga tersebut terdiri dari Ridwan (30), istrinya Khadijah (36), serta seorang anak berusia 2 tahun. Mereka datang ke Kota Padang untuk mengadu nasib setelah melihat informasi lowongan kerja yang beredar melalui media sosial.

”Menurut Informasi yang kita dapat, mereka mengaku mendapatkan info pekerjaan di Kota Pa­dang. Namun setelah tiba di lokasi, ia hanya diminta menunggu tanpa ada kejelasan, oleh pihak yang diduga menyediakan lo­wo­ngan pekerjaan  tersebut,” kata Kasat Pol PP Padang Chandra Eka Putra, Jumat (21/11).

Dijelaskan Chandra, sudah dua hari keluarga kecil ini berada di Kota Padang. Selama itu pula mereka menumpang ber­istirahat di sebuah masjid di kawasan Padang Timur karena tidak memiliki tempat tinggal maupun kerabat yang dapat dituju.

Chandra mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam me­nang­gapi informasi lowongan kerja yang beredar di media sosial dan selalu memastikan kebenarannya agar tidak menjadi korban penipuan.

”Kita sangat berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menerima informasi lowongan kerja. Pastikan dulu kebenarannya sebelum mengambil keputusan. Jangan mudah terpengaruh oleh informasi yang menjanjikan namun ti­dak jelas sumbernya, agar tidak menjadi korban pe­nipuan yang justru me­ru­gikan diri sendiri dan kelu­arga,” pungkas Chandra. (ren)