SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Minat Warga Sawahlunto Periksa Kesehatan Lampaui Target Nasional

0
×

Minat Warga Sawahlunto Periksa Kesehatan Lampaui Target Nasional

Sebarkan artikel ini
PERINGATAN HKN— Kepala Dinas Kesehatan Sawahlunto, Ranu Verra Mardianti memotong kue saat memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Meervon, Kandi, Sawahlunto.

SAWAHLUNTO, METRO–Minat Warga Sawah­lunto memeriksakan kesehatan sangat besar dan tertinggi di Sumatra Ba­rat, yakni 54,6 persen atau melampaui target nasio­nal 29 persen. “Capaian ini menunjukkan komitmen kuat kami dalam me­ningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Sawahlunto, Ranu Verra Mardianti, Senin (17/11).

Ranu Verra Mardianti, dokter yang juga Magister Kesehatan Masyarakat itu mengemukakan itu bertepatan dengan memperi­ngati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Meervon, Kandi, Sawahlunto.

Disebutkannya, dia dan jajarannya akan terus memperluas jang­ka­uan layanan agar seluruh warga mendapat hak yang sama atas kesehatan berkualitas melalui program Pemeriksaan Ke­sehatan Gratis. Di rentang Januari-Oktober 2025, su­dah 54,6 persen ma­sya­rakat yang ikut di Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) atau melampaui target nasional 29 persen.

Lebih jauh disebut Ra­nu Verra, Program PKG ditujukan pada seluruh kelompok usia, mulai dari bayi, anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia. Pemeriksaan meliputi deteksi dini penyakit tidak menular, kesehatan ibu dan anak, serta edukasi pola hidup sehat. Justru itu, Hari Kesehatan Nasional ke-61 mengangkat thema ‘Generasi Sehat Masa De­pan Hebat’.

Dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan, masya­rakat dapat mendaftar melalui aplikasi Saru Sehat atau langsung mendatangi pusat layanan kesehatan (puskesmas) sesuai dengan faskes di BPJS, dan petugas akan membantu proses pendaftaran.

“Kami sangat apresiatif besarnya minat warga kota ini memeriksakan kesehatan melalui program PKG ini, terus digelar berkesinambungan tak hanya di HKN,” imbuh Verra.

HKN ke 61 di Sawah­lunto diantaranya diwarnai kegiatan, skrining dan sosialisasi kesehatan jiwa pada anak sekolah SMP dan SMA di Sawahlunto, aksi bergizi di SMP4, gerakan cegah stunting pada balita, sarapan serta minum tablet tambah darah bersama di sekolah dan edukasi gizi. (pin)