PADANG, METRO–Kota Padang dilanda hujan lebat dan angin kencang sepanjang Rabu (19/11) pagi hingga sore. Akibatnya, sebuah pohon kelapa tumbang dan menimpa dapur rumah warga di Kelurahan Seberang Palinggam, Kecamatan Padang Selatan.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan kejadian itu terjadi sekitar pukul 08.20 WIB di Jalan Seberang Palinggam RT 02 RW 01.
Menurutnya, hujan yang mengguyur Kota Padang sejak pagi menyebabkan pohon kelapa sepanjang 10 meter dengan diameter sekitar 30 cm, tumbang secara tiba-tiba yang berada di belakang rumah warga.
“Pohon kelapa tumbang karena hujan deras disertai angin kencang. Akibatnya, dapur rumah warga mengalami kerusakan,” ungkap Hendri Zulviton.
Katanya, kondisi pohon yang cukup besar itu menyebabkan kerusakan cukup parah pada struktur dapur. Bagian atap dan sebagian dinding terdampak akibat benturan batang pohon.
Ia menjelaskan, rumah yang terdampak dihuni oleh Amiruddin (76), seorang buruh harian lepas, serta Hendri (52), yang juga bekerja sebagai buruh harian lepas. Kerugian ditaksir sekitar Rp1 juta berdasarkan hasil pendataan BPBD di lapangan.
Dijelaskan Hendri, setelah menerima laporan, Tim Reaksi Cepat (TRC PB) BPBD Kota Padang segera menuju lokasi. Mereka melakukan pemotongan batang pohon yang menimpa rumah agar tidak memperparah kondisi bangunan.
“Alhamdulillah tidak ada korban. Penghuni rumah sempat terkejut, namun langsung mengamankan diri. Kerusakan hanya terjadi pada bagian dapur,” ujar Hendri Zulviton.
Selain personel BPBD, unsur kelurahan dan masyarakat juga terlibat dalam proses penanganan. Di lapangan hadir Kasi Trantib kelurahan, Babinsa, Dubalang, KSB, serta perangkat RT untuk membantu kerja petugas.
Ia menyebutkan bahwa proses penanganan berjalan lancar. Akses menuju lokasi yang tidak terhalang memudahkan petugas dalam melakukan pembersihan material pohon yang tumbang.
“Pembersihan pohon sudah diselesaikan. Tim kami memastikan area tersebut aman dan tidak ada lagi material yang berisiko jatuh atau membahayakan warga,” kata Hendri.
BPBD Kota Padang katanya mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. “Warga untuk tetap tenang dan mewaspadai perubahan cuaca mendadak seperti hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang, menghindari beraktivitas di ruang terbuka saat hujan petir, serta menjauhi pohon besar dan bangunan rapuh,” ungkap Al Banna.
Di sisi lain, BPBD meminta jika ada bencana dan lainnya, warga diminta segera melapor melalui Call Center Padang Sigap 112 atau PUSDALOPS-PB BPBD Kota Padang jika menemukan kondisi darurat. Kemudian, Layanan Masyarakat BPBD Kota Padang: Call Center Padang Sigap: 112, Nomor Pengaduan BPBD: (0751) 778775, dan WhatsApp: 0858 9152 2181.
Selain itu, Hendri mengimbau warga yang bermukim di daerah rendah atau lereng bukit diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi banjir dan tanah longsor.
“Menyiapkan tempat khusus untuk menyimpan surat-surat berharga, pakaian, obat-obatan, dan uang tunai yang mudah dibawa sebagai tas siaga bencana,” pungkasnya. (oza)





